kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Presiden Azerbaijan: Kami akan terus berjuang sampai Armenia hengkang dari tanah kami


Kamis, 01 Oktober 2020 / 07:06 WIB
ILUSTRASI. Militer Armenia bertempur dengan pasukan Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh. Defence Ministry of Armenia/Handout via REUTERS


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Puluhan tentara dan beberapa warga sipil tewas sejak pertempuran meletus hari Minggu lalu.

Kedua belah pihak menuduh pihak yang lain melakukan penembakan melintasi apa yang disebut Garis Kontrol, garis yang memisahkan pasukan di Nagorno-Karabakh.

Pada hari Rabu, Azerbaijan menerbitkan rekaman tentang apa yang dikatakannya sebagai penghancuran dua tank "musuh" dan mengatakan satu batalion Armenia telah melarikan diri dari daerah sekitar Tonashen.

Baca Juga: Perang makin sengit, Azerbaijan dan Armenia menolak damai!

Laporan Armenia mengatakan, tiga warga sipil tewas dalam serangan udara Azerbaijan di kota Martakert di Nagorno-Karabakh. Kantor berita negara Armenia, Armenpress, mengatakan tujuh warga sipil dan 80 personel militer telah tewas sejak pertempuran dimulai.

Sedangkan Jaksa Agung Azerbaijan mengumumkan pada hari Rabu bahwa 14 warga sipil telah tewas dan 46 luka-luka.

Selanjutnya: Makin panas, jet tempur F-16 Turki tembak jatuh Sukhoi Su-25 Armenia di Azerbaijan




TERBARU

[X]
×