kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Presiden Yoon Suk Yeol Bertemu dengan Bos Tesla Bahas Investasi di Korea Selatan


Kamis, 27 April 2023 / 09:07 WIB
ILUSTRASI. Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol melambaikan tangan menjelang menyampaikan paparannya dalam sesi pleno XI B20 Summit Indonesia 2022 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (14/11/2022).


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  SEOUL. Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol bertemu dengan Chief Executive Officer (CEO) Tesla Elon Musk pada hari Rabu di Washington untuk menarik investasi di negaranya.

Seperti dilansir Reuters pada Kamis (27/4), keduanya bertemu atas permintaan Musk karena Yoon sedang berada di Amerika Serikat untuk kunjungan kenegaraan selama enam hari.

Yoon memuji Korea Selatan sebagai negara yang ideal bagi Tesla untuk membangun pabrik mobil listrik, mengutip robot-robot industri mutakhir dan pekerja berketerampilan tinggi di negara itu.

Baca Juga: Elon Musk Kirim Pesan ke Warren Buffett, Apa Bunyinya?

Dia juga menawarkan untuk memberikan dukungan termasuk manfaat pajak untuk menarik pabrik pembuat mobil listrik.

Sementara itu, Musk mengatakan kepada Yoon bahwa Korea Selatan tetap menjadi salah satu kandidat utama untuk Gigafactories Tesla, dan dia akan memiliki kesempatan untuk mengunjungi negara Asia tersebut.

Pada bulan November, Yoon mengatakan kepada Reuters bahwa negara tersebut akan menawarkan insentif yang "disesuaikan" dan meminimalkan risiko yang ditimbulkan oleh serikat pekerja militan untuk mendorong investasi Tesla.

Baca Juga: Tesla Berminat Investasi di Indonesia, Begini Kata Wakil Ketua Komisi VII DPR

Pada bulan Maret tahun ini, Musk mengumumkan bahwa Tesla akan membangun sebuah pabrik baru di Meksiko, yang akan menjadi pabrik pertamanya di luar Amerika Serikat, Jerman, dan China.

Kanada dan Indonesia juga disebut-sebut sebagai kandidat potensial untuk pabrik baru Tesla.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×