Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - BERLIN. Produksi industri Jerman kembali menghadapi tekanan pada Juli 2026. Penurunan tersebut terutama dipicu anjloknya aktivitas produksi di sektor otomotif yang menjadi salah satu pilar penting industri Jerman.
Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis) pada Senin (7/9/2026) melaporkan, produksi industri Jerman turun 1,1% pada Juli 2026 dibandingkan bulan sebelumnya.
Realisasi tersebut berbanding terbalik dengan ekspektasi pasar. Berdasarkan jajak pendapat Reuters terhadap para analis, produksi industri Jerman sebelumnya diperkirakan justru meningkat 0,1% secara bulanan.
Destatis menyebutkan, penurunan produksi pada Juli terutama disebabkan oleh sektor otomotif. Produksi industri otomotif Jerman tercatat merosot 9,2% dibandingkan bulan sebelumnya.
Penurunan tersebut berkaitan dengan penghentian produksi selama beberapa pekan. Asosiasi Industri Otomotif Jerman (VDA) sebelumnya menyebut adanya penghentian produksi selama beberapa minggu sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kinerja sektor tersebut.
Baca Juga: Banjir Nepal-China Tewaskan 1.380 Orang, Pencarian Korban Masih Berlanjut
Meski demikian, jika melihat tren yang lebih panjang, kondisi produksi industri Jerman masih menunjukkan perbaikan terbatas. Dalam perbandingan tiga bulan terhadap tiga bulan sebelumnya, produksi industri pada periode Mei-Juli 2026 tercatat 0,4% lebih tinggi dibandingkan tiga bulan sebelumnya.
Namun, secara tahunan, kinerja industri Jerman masih mengalami kontraksi. Setelah disesuaikan dengan efek kalender, produksi industri pada Juli 2026 tercatat 1,6% lebih rendah dibandingkan Juli 2025.
Sementara itu, data produksi industri untuk Juni 2026 mengalami revisi. Destatis menyatakan produksi pada Juni tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya, berbeda dari data sementara yang sebelumnya menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,2%.
Di sisi lain, prospek permintaan terhadap produk industri Jerman menunjukkan perkembangan yang lebih positif. Pesanan industri pada Juli 2026 meningkat 2,5% dibandingkan bulan sebelumnya setelah disesuaikan dengan faktor musiman dan kalender.
Baca Juga: Netanyahu Perintahkan Pembongkaran Pos Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Kenaikan pesanan industri tersebut menjadi sinyal bahwa permintaan terhadap produk manufaktur Jerman masih memiliki ruang untuk tumbuh, meskipun realisasi produksi pada Juli justru mengalami penurunan.
Kinerja sektor otomotif menjadi perhatian utama karena industri kendaraan merupakan salah satu kontributor penting bagi basis manufaktur Jerman. Penurunan produksi yang cukup tajam pada sektor tersebut turut memberikan tekanan terhadap keseluruhan aktivitas industri.
Dengan adanya kenaikan pesanan industri, pelaku pasar kini akan mencermati apakah peningkatan permintaan tersebut dapat mendorong pemulihan produksi pada bulan-bulan berikutnya atau justru masih tertahan oleh gangguan produksi di sektor manufaktur, khususnya otomotif.














