kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45891,58   -16,96   -1.87%
  • EMAS1.358.000 -0,37%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Raja Charles Didiagnosis Menderita Kanker


Selasa, 06 Februari 2024 / 06:12 WIB
Raja Charles Didiagnosis Menderita Kanker
ILUSTRASI. Raja Charles telah didiagnosis mengidap salah satu jenis kanker dan akan menunda keterlibatan publik untuk menjalani pengobatan. REUTERS/Lisi Niesner


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - LONDON. Raja Charles telah didiagnosis mengidap salah satu jenis kanker dan akan menunda keterlibatan publik untuk menjalani pengobatan. 

Hal tersebut diumumkan oleh Istana Buckingham pada Senin (5/2/2024). 

Melansir Reuters, Charles, 75 tahun, yang menjadi raja pada September 2022 setelah kematian ibunya Ratu Elizabeth, telah memulai serangkaian perawatan. Menurut Istana, Charles berharap untuk kembali menjalankan tugas penuh waktu sesegera mungkin.

Pengungkapan kanker ini muncul setelah Charles menghabiskan tiga malam di rumah sakit bulan lalu di mana ia menjalani prosedur perbaikan untuk pembesaran prostat jinak.

Istana mengatakan ada masalah terpisah yang menjadi perhatian selama dirawat di rumah sakit, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut selain mengatakan bahwa tes telah mengungkapkan bahwa raja menderita "sejenis kanker".

“Tidak ada rincian lebih lanjut yang dibagikan pada tahap ini, kecuali untuk memastikan bahwa Yang Mulia tidak menderita kanker prostat,” kata pihak istana.

Pihak istana menambahkan, “Sepanjang periode ini, Yang Mulia akan terus menjalankan urusan negara dan dokumen resmi seperti biasa.”

Oleh karena itu, Charles akan terus mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Rishi Sunak, sementara istrinya Ratu Camilla akan melanjutkan kegiatannya.

Baca Juga: Lelang Gaun Malam Putri Diana Pecahkan Rekor, Laku Terjual US$1,1 Juta

Raja Charles tersenyum

Pada hari Minggu (4/2/2024), raja tidak memberikan indikasi dirinya didiagnosis kanker ketika dia tersenyum dan melambai kepada publik saat dia menghadiri kebaktian gereja bersama Camilla.

Ini adalah penampilan publik pertamanya sejak dia dan menantu perempuannya, Kate, meninggalkan rumah sakit yang sama di London seminggu yang lalu, tempat mereka berdua menjalani perawatan yang direncanakan.

Kate, Putri Wales dan istri pewaris takhta Inggris Pangeran William, menghabiskan dua minggu di klinik London setelah operasi perut untuk kondisi yang tidak dijelaskan tetapi bukan kanker.

Dia tidak akan kembali menjalankan tugas kerajaan sampai setelah Paskah. William, yang telah merawat ketiga anak mereka selama masa pemulihannya, akan melakukan keterlibatan publik pertamanya sejak operasinya pada hari Rabu.

Meskipun para bangsawan biasanya sangat menjaga detail kesehatan mereka dan menganggapnya sebagai masalah pribadi, Charles tetap terbuka tentang perawatannya baru-baru ini.

“Yang Mulia telah memilih untuk membagikan diagnosisnya untuk mencegah spekulasi dan dengan harapan dapat membantu pemahaman publik bagi semua orang di seluruh dunia yang terkena dampak kanker,” kata Istana Buckingham.

Sunak menyampaikan harapan terbaiknya kepada Raja di media sosial X. 

Baca Juga: Pangeran William dari Inggris Diskusikan Perubahan Iklim dengan Sekjen PBB

"Saya yakin dia akan kembali ke kekuatan penuhnya dalam waktu singkat dan saya tahu seluruh negeri akan mendoakan yang terbaik untuknya," kata Sunak.




TERBARU

[X]
×