kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Raja Malaysia tunjuk Mahathir jadi perdana menteri sementara Malaysia


Senin, 24 Februari 2020 / 18:56 WIB
Raja Malaysia tunjuk Mahathir jadi perdana menteri sementara Malaysia
ILUSTRASI. Raya Malaysia menerima pengunduran diri Mahathir Mohamad dari Perdana Menteri Malaysia. Namun Raja Malaysia menunjuk lagi Mahathir untuk menjadi perdana menteri sementara Malaysia sampai kabinet baru terbentuk.

Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah telah menerima pengunduran diri Tun Dr Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia.

Namun, Raja Malaysia menunjuk kembali Mahathir untuk memegang posisi perdana menteri sementara Malaysia sampai kabinet baru terbentuk. Pengumuman ini disampaikan Kepala Sekretaris Pemerintah Datuk Seri Mohd Zuki Ali seperti dilansir Malay Mail, Senin (24/2).

"Karena itu, sebagai Perdana Menteri sementara, dia (Mahathir) akan mengelola pemerintahan negara sampai Perdana Menteri baru diangkat dan kabinet dibentuk," katanya dalam sebuah pernyataan singkat.

Baca Juga: Pasar keuangan goyah, Bank Negara Malaysia terus pantau kondisi pasar

Tadi sore, Raja Malaysia telah memanggil Mahathir ke Istana Negara pada jam 5 sore. Selain Mahathir, Raja Malaysia juga memanggil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim.

Selain mundur dari jabatan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir juga mengundurkan diri sebagai ketua Bersatu, salah satu dari empat partai yang membentuk Pakatan Harapan (PH). Partai yang didirikan Mahathir itu sendiri sejak itu menarik diri dari koalisi.

Pakatan Harapan terdiri dari PKR, Partai Aksi Demokrasi (DAP) dan Partai Amanah, hanya memiliki 92 kursi dari 222 kursi di Dewan Rakyat. Butuh mayoritas atau 112 kursi untuk membentuk pemerintahan.

Sebelumnya, Anwar Ibrahim mengatakan, Mahathir Mohamad membantah terlibat dalam upaya yang diduga membentuk pemerintahan baru Malaysia tanpa PKR, Parta Aksi Demokratis (DAP) dan Partai Amanah.

Berbicara di markas PKR usai bertemu Raja Malaysia, Anwar mengatakan Mahathir mengatakan kepadanya bahwa dia tidak menyetujui upaya tersebut atau berencana untuk bergabung dengan mereka yang berada di partai-partai oposisi.

Baca Juga: Anwar Ibrahim: Mahathir tidak terlibat dalam upaya perebutan kekuasaan





Close [X]
×