kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Starbucks Korea Selatan Terseret Kasus Dugaan Penghinaan Korban Demonstrasi 1980


Rabu, 05 Agustus 2026 / 08:49 WIB
Starbucks Korea Selatan Terseret Kasus Dugaan Penghinaan Korban Demonstrasi 1980
ILUSTRASI. Logo Starbucks Coffee (KONTAN/KONTAN)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Kepolisian Korea Selatan menggeledah kantor pusat Starbucks Korea sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan kampanye pemasaran yang dianggap menghina korban peristiwa demonstrasi pro-demokrasi tahun 1980.

Informasi tersebut dilaporkan stasiun televisi KBS pada Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: Minyak Dunia Menguat Tipis Rabu (5/8) Pagi, Brent ke US$ 79,62 & WTI ke US$ 75,90

Mengutip Reuters, kepolisian berupaya memperoleh dokumen dan barang bukti yang belum tercakup dalam materi yang sebelumnya diserahkan oleh perusahaan induk Starbucks Korea, Shinsegae Group, demikian laporan KBS yang mengutip sumber tanpa menyebutkan identitasnya.

Kasus ini bermula dari kampanye pemasaran Starbucks Korea yang menuai kritik publik karena dinilai mengingatkan masyarakat pada tindakan keras militer terhadap demonstran pro-demokrasi pada 1980.

Pada Mei lalu, Starbucks Korea mengakui bahwa kontroversi tersebut menyebabkan penurunan penjualan yang "sangat signifikan" akibat reaksi negatif dari masyarakat.

Starbucks Korea dioperasikan oleh SCK Company, yang 67,5% sahamnya dimiliki oleh E-Mart dan 32,5% dimiliki oleh dana kekayaan negara Singapura, GIC, berdasarkan dokumen perusahaan.

Baca Juga: Inflasi Filipina Melambat Jadi 6,2% pada Juli 2026

Juru bicara Starbucks Korea dan Shinsegae menyatakan, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap perusahaan.

Sementara itu, Seoul Metropolitan Police Agency belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×