kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.962   -11,00   -0,06%
  • IDX 6.021   136,81   2,33%
  • KOMPAS100 784   20,68   2,71%
  • LQ45 593   14,87   2,57%
  • ISSI 209   5,07   2,49%
  • IDX30 336   8,68   2,65%
  • IDXHIDIV20 412   9,86   2,45%
  • IDX80 89   2,30   2,66%
  • IDXV30 112   2,81   2,58%
  • IDXQ30 108   2,81   2,68%

Regulator China memperingatkan Apple


Jumat, 29 Maret 2013 / 17:31 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BRI hari ini Senin 1 November 2021, cek sebelum tukar valas. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/17/10/2017


Sumber: Reuters |

SAN FRANCISCO. Regulator pasar China meminta pengawasan lebih ketat bagi Apple Inc. Peringatan ini keluar setelah banyak media melaporkan bahwa layanan purna jual Apple merugikan konsumen China.

Kemarin, media pemerintah China National Radio (CNR) mengutip pemberitahuan dari State Administration for Industry and Commerce. Badan itu mendesak otoritas untuk melindungi hak konsumen di China sesuai hukum yang berlaku. Menurut situs CNR, peringatan itu menyebut Apple namun tak merinci apa yang akan dilakukan dan apa tujuannya.

CNR menulis, peringatan itu merupakan respon dari laporan media sejak 15 Maret lalu atas layanan purnajual Apple.

China Central Television menyoroti Apple dalam acara yang mengungkap malpraktik korporasi. Media China lain pun menindaklanjutinya dengan berfokus pada kebijakan garansi Apple atas laptop Mac. Banyak kritik yang menyatakan bahwa layanan purnajual Apple di China lebih singkat dibandingkan di negara-negara lainnya.

Koran milik Partai Komunis, People's Daily, menayangkan editorial yang menyerang Apple dan menyebutnya arogan.

Jurubicara Apple mengatakan perusahaan takkan mendiskusikan masalah-masalah yang menyangkut peraturan.

Popularitas Apple masih bisa menandingi serangan dari media-media China. Pengguna Apple di internet membelanya dan menyebut serangan itu tak adil bagi Apple.

China bukan hanya basis produksi utama Apple, tapi juga menjadi pasar untuk penetrasi ponsel pintar. CEO Apple Tim Cook melihat China sebagai wilayah ekspansi alami perusahaan. Apple juga selalu menyebut China di laporan kinerja kuartalannya.

Dalam rilis pernyataannya Sabtu pekan lalu, Apple berkata perusahaan menghargai konsumen CHina dan kebijakan garansinya berlaku kurang lebih sama di seluruh dunia, dengan penyesuaian khusus untuk mematuhi hukum China.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×