kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Parlemen Australia panggil Apple


Selasa, 12 Februari 2013 / 06:34 WIB
Parlemen Australia panggil Apple
ILUSTRASI. Awal tahun ini, Chariman Virgin Galactic Chamath Palihapitiya memperkirakan, harga Bitcoin bakal mencapai US$ 200.000 dalam lima tahun mendatang. . REUTERS/Edgar Su.


Sumber: Reuters | Editor: Uji Agung Santosa

CANBERRA. Parlemen Australia memanggil pejabat eksekutif Apple Inc untuk menjelaskan, mengapa konsumen lokal harus membayar lebih mahal, meskipun dollar Aussie kuat. Selain Apple, Parlemen Australia juga telah memanggil pejabat eksekutif perusahaan lain, seperti Microsoft Inc dan Adobe Systems Inc.


Ed Husic, anggota Komite Parlemen Australia, mengatakan, saat ini produk Apple dijual dengan harga lebih mahal di Australia dibandingkan di Amerika Serikat (AS). "Pertama kali di dunia, eksekutif Apple dipanggil untuk menjelaskan mengapa produk lebih mahal," katanya.


Komite menyelidiki kemungkinan upaya mengerek harga tak wajar, meskipun dollar Ausie menguat ke A$ 1,03 per dollar AS. Saat ini Apple iPad WiFi 16GB dengan layar retina dijual A$ 539 di Australia, lebih tinggi US$ 40 dari harga di AS. Sejauh ini tiga perusahaan itu menolak pemanggilan. Namun mereka menyalahkan biaya operasi dan upah tinggi, termasuk pasar ritel Australia yang relatif kecil.




TERBARU

[X]
×