kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.200   37,00   0,22%
  • IDX 7.550   -9,68   -0,13%
  • KOMPAS100 1.037   -2,59   -0,25%
  • LQ45 741   -3,02   -0,41%
  • ISSI 273   -0,03   -0,01%
  • IDX30 403   2,49   0,62%
  • IDXHIDIV20 492   5,63   1,16%
  • IDX80 116   -0,38   -0,32%
  • IDXV30 141   1,74   1,25%
  • IDXQ30 129   1,03   0,80%

Rekor baru! Kasus corona di Amerika lampaui 5 juta


Senin, 10 Agustus 2020 / 06:18 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria memakai masker pelindung wajah bergambar tanda tanya di wilayah Manhattan di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di New York, Amerika Serikat, Jumat (22/5/2020). REUTERS/Mike Segar


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Berdasarkan perhitungan Reuters, Amerika Serikat mencatat rekor baru kasus virus corona pada hari Sabtu (8/8/2020), di mana lebih dari 5 juta orang terinfeksi. 

Analisis Reuters menunjukkan, dengan satu dari setiap 66 penduduk yang terinfeksi, Amerika Serikat memimpin dunia dalam kasus Covid-19. Negara ini telah mencatat lebih dari 160.000 kematian, hampir seperempat dari total kematian dunia.

Baca Juga: Salah sebut Thailand sebagai Thighland, Trump jadi bahan ejekan

Tonggak sejarah yang suram datang ketika Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang dimaksudkan untuk memberikan bantuan ekonomi kepada warga Amerika yang dirugikan oleh pandemi virus corona setelah Gedung Putih gagal mencapai kesepakatan dengan Kongres.

Pada hari Jumat, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pertumbuhan pekerjaan AS melambat secara signifikan pada bulan Juli, menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk bantuan tambahan dari pemerintah.

Baca Juga: WHO larang negara maju monopoli vaksin virus corona, ini alasannya

Anthony Fauci mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu bahwa mungkin ada setidaknya satu vaksin yang bekerja dengan baik dan aman pada akhir tahun nanyi. Akan tetapi, Trump menawarkan pandangan yang lebih optimistis, dengan mengatakan ada kemungkinan Amerika Serikat akan memiliki vaksin virus corona tepat pada saat pemilihan presiden 3 November mendatang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×