kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Rekor! Jumlah kematian akibat virus corona di Italia telah lampaui China


Jumat, 20 Maret 2020 / 01:05 WIB
Rekor! Jumlah kematian akibat virus corona di Italia telah lampaui China
ILUSTRASI. A medical worker wearing a protective mask and suit treats patients suffering from coronavirus disease (COVID-19) in an intensive care unit at the Oglio Po hospital in Cremona, Italy March 19, 2020. REUTERS/Flavio Lo Scalzo TPX IMAGES OF THE DAY

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  ROMA. Jumlah korban tewas akibat wabah virus corona di Italia meningkat dalam 24 jam terakhir sebanyak 427. Dengan demikian total kematian di Italia akibat wabah ini menjadi 3.405 orang.

Jumlah kematian akibat virus corona di Italia ini melampaui jumlah kematian di China, kata para pejabat, Kamis (19/3)

Mengutip Reuters, angka kematian akibat wabah virus corona pada hari Kamis di Italia mengalami sedikit penurunan dari hari sebelumnya, ketika Italia mencatat 475 kematian dalam sehari.

Baca Juga: Korban tewas virus corona hampir 3.000 orang, Italia perpanjang lockdown

Sementara  itu jumlah kematian di China mencapai 3.245 orang, lebih rendah dari Italia yang mencapai 3.405 orang, sejak virus corona ini pertama kali muncul di Wuhan, China, akhir tahun lalu.

Wabah di Italia terungkap pertama kali di wilayah utara negara itu pada 21 Februari.

Jumlah total kasus corona di Italia meningkat menjadi 41.035 dari sebelumnya sebanyak 35.713 kasus. Jumlah ini naik 14,9%. Kenaikan ini merupakan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat daripada yang terlihat selama tiga hari terakhir, kata Badan Perlindungan Sipil.

Baca Juga: Mulai Jumat (20/3), pemerintah tangguhkan bebas visa kunjungan selama sebulan

Dari mereka yang awalnya terinfeksi sebanyak 4.440 telah pulih sepenuhnya dibandingkan sehari sebelumnya pulih mencapai 4.025 orang. Ada 2.498 orang dalam perawatan intensif dari sebelumnya sebanyak 2.257 orang.



TERBARU

[X]
×