kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.047   47,00   0,26%
  • IDX 5.682   -258,61   -4,35%
  • KOMPAS100 746   -38,99   -4,96%
  • LQ45 564   -24,83   -4,22%
  • ISSI 196   -9,51   -4,62%
  • IDX30 321   -12,99   -3,89%
  • IDXHIDIV20 398   -13,82   -3,35%
  • IDX80 85   -4,10   -4,62%
  • IDXV30 109   -4,53   -3,99%
  • IDXQ30 104   -4,02   -3,72%

Korban tewas virus corona hampir 3.000 orang, Italia perpanjang lockdown


Kamis, 19 Maret 2020 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. Balai Kota Roma diterangi oleh warna-warna bendera Italia untuk menunjukkan solidaritas negara tersebut saat terus memerangi virus corona baru di Roma, Italia, 17 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - ROMA. Perdana Menteri Giuseppe Conte memperpanjang langkah-langkah lockdown alias penguncian di Italia untuk menahan penyebaran virus corona baru.

Berlakukan secara nasional mulai 12 Maret, penutupan sebagian besar bisnis dan larangan pertemuan publik di Italia, negara yang paling parah di Eropa, akan berakhir pada 25 Maret.

Penutupan sekolah dan langkah-langkah lain, seperti larangan kehadiran penggemar di acara olahraga, berlangsung hingga 3 April.

"Langkah-langkah yang telah kami ambil harus melampaui batas waktu sebelumnya," kata Conte kepada surat kabar Corriere della Sera seperti dilansir Channelnewsasia.com.

Baca Juga: Ngeri, tiap 10 menit virus corona membunuh satu orang di Iran

Conte mengacu pada penutupan banyak bisnis dan sekolah serta larangan "kegiatan individu". "Kami telah menghindari keruntuhan sistem, lewat fungsi tindakan pembatasan," ujar dia.

Perdana Menteri menyatakan harapan bahwa Italia akan mencapai puncak wabah virus corona dalam beberapa hari ke depan dan melihat penurunan tingkat infeksi Covid-19.




TERBARU

[X]
×