kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Respons Paus Fransiskus saat para uskup AS kritik Biden beberapa jam usai dilantik


Kamis, 21 Januari 2021 / 16:36 WIB
ILUSTRASI. Paus Fransiskus bertemu Wapres AS Joe Biden di Vatikan, 29 April 2016.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Gomez memuji Biden atas apa yang dia sebut sebagai "saksi yang mengharukan" dari presiden baru tentang bagaimana imannya memberinya penghiburan di saat-saat tragedi dan komitmennya kepada orang miskin, tetapi mengatakan para uskup harus mewartakan semua kebenaran Injil.

“Jadi, saya harus menunjukkan bahwa presiden baru kita telah berjanji untuk mengejar kebijakan tertentu yang akan memajukan kejahatan moral dan mengancam kehidupan dan martabat manusia, yang paling serius di bidang aborsi, kontrasepsi, pernikahan, dan gender,” kata Gomez.

Baca Juga: Bersama Biden, Amerika Serikat akan lebih ramah terhadap imigran

Dalam sebuah langkah yang menggarisbawahi perpecahan yang mendalam di antara para uskup AS tentang bagaimana mendekati pemerintahan baru, Kardinal Blase Cupich dari Chicago mengatakan bahwa pernyataan Gomez tidak dipertimbangkan dengan baik dan bahwa banyak uskup belum dirujuk.

Banyak kalangan konservatif Katolik merupakan pendukung mantan Presiden Donald Trump. Sementara Paus Farnsiskus justru memiliki hubungan yang sulit dengan Trump, tidak setuju dengannya dalam serangkaian masalah termasuk imigrasi dan perubahan iklim.

Selanjutnya: Joe Biden teken perintah eksekutif kembalikan AS ke Perjanjian Iklim Paris




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×