kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Restrukturisasi Perusahaan, McDonald's Bakal PHK di AS


Senin, 03 April 2023 / 07:44 WIB
ILUSTRASI. Jaringan restoran burger McDonald's Corp menutup sementara kantor-kantornya di Amerika Serikat (AS) minggu ini.REUTERS/Yves Herman/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - CHICAGO. Jaringan restoran burger McDonald's Corp menutup sementara kantor-kantornya di Amerika Serikat (AS) minggu ini. Mereka sedang mempersiapkan pemberitahuan kepada para karyawannya mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan yang lebih luas.

Dalam sebuah email internal minggu lalu kepada para karyawannya di AS dan beberapa staf internasional, McDonald's meminta mereka untuk bekerja dari rumah mulai hari Senin sampai Rabu, sehingga mereka bisa menyampaikan keputusan-keputusan kepegawaian secara virtual. Tidak jelas berapa banyak karyawan yang akan dirumahkan.

"Saat ini, kami akan mengkomunikasikan keputusan-keputusan penting yang berkaitan dengan peran dan tingkat kepegawaian di seluruh organisasi," tulis perusahaan yang berbasis di Chicago ini.

Baca Juga: Setelah Akuisisi Credit Suisse, UBS Group akan PHK Besar-besaran hingga 30%

McDonald's juga meminta para karyawan untuk membatalkan semua pertemuan tatap muka dengan para vendor dan pihak luar lainnya di kantor pusatnya.

The Wall Street Journal pada Minggu (2/4) melaporkan,  jaringan restoran cepat saji ini mengumumkan pada bulan Januari lalu bahwa mereka akan meninjau kembali tingkat kepegawaian perusahaan sebagai bagian dari strategi bisnis yang diperbarui, yang dapat menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di beberapa daerah dan ekspansi di daerah lain.




TERBARU

[X]
×