kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Revisi data, jumlah korban meninggal virus corona di New York tembus 10.000


Rabu, 15 April 2020 / 10:30 WIB
ILUSTRASI. Suasana sepi di New York yang merupakan kota terpadat di Amerika Serikat


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Otoritas kesehatan masyarakat AS umumnya hanya mengaitkan kematian dengan Covid-19, ketika pasien dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Departemen Kesehatan New York City mengatakan, pihaknya juga akan menghitung kematian yang dianggap sebagai "kemungkinan" kematian akibat virus corona, yang didefinisikan sebagai korban yang "daftar kematiannya sebagai penyebab kematian 'Covid-19' atau yang setara."

"11 Maret digunakan sebagai titik awal karena itu adalah tanggal kematian virus korona pertama yang dikonfirmasi," lanjut juru bicara New York. 

Baca Juga: Bank sentral China pangkas suku bunga pinjaman jangka menengah ke level terendah

"Di balik setiap kematian adalah seorang teman, anggota keluarga, orang yang dicintai," kata Komisaris Kesehatan Dr. Oxiris Barbot. "Kami fokus untuk memastikan bahwa setiap warga New York yang meninggal karena Covid-19 akan dihitung."

Pendekatan baru di New York City dapat membuka jalan bagi kebijakan serupa di tempat lain di seluruh negeri, mungkin mengarah pada lonjakan mortalitas virus korona AS yang dilaporkan.

Bahkan sebelum revisi Selasa di New York City, jumlah kematian baru AS pada hari itu telah mencapai setidaknya 2.228, angka tertinggi namun dalam periode 24 jam tunggal.




TERBARU

[X]
×