Robert Kiyosaki: Kehancuran Pasar Tengah Berlangsung, Saatnya Orang Miskin Jadi Kaya

Rabu, 05 Oktober 2022 | 05:25 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Robert Kiyosaki: Kehancuran Pasar Tengah Berlangsung, Saatnya Orang Miskin Jadi Kaya

ILUSTRASI. Robert Kiyosaki kembali mengeluarkan peringatan bahwa kehancuran pasar bersejarah sedang berlangsung.

KONTAN.CO.ID - Robert Kiyosaki kembali mengeluarkan peringatan bahwa kehancuran pasar bersejarah sedang berlangsung. Dia bilang, ini merupakan kesempatan langka untuk menghasilkan uang dalam jumlah yang bisa mengubah hidup.

"Ini dia ... gelembung segalanya berubah menjadi kehancuran segalanya," katanya dalam email kepada para follower-nya pada hari Sabtu (1/10/2022). 

Melansir Business Insider, dia menambahkan, "Ini akan menjadi kehancuran terbesar yang pernah ada. Lebih banyak kekayaan akan ditransfer daripada sebelumnya dalam sejarah."

Dalam email lain yang dikirim pada hari Minggu (2/10/2022), penulis "Rich Dad Poor Dad" itu menyuarakan peluang pembelian yang dia harapkan akan muncul dalam beberapa bulan mendatang.

"Saatnya orang miskin menjadi kaya," katanya. "Saham, obligasi, reksa dana, ETF & real estat jatuh seperti yang diperkirakan. Jutaan akan musnah. Tapi ribuan orang miskin dan kelas menengah akan menjadi sangat kaya."

Baca Juga: Investasi Favorit Robert Kiyosaki di Tengah Ancaman Resesi Global

Kiyosaki ingat bahwa dia secara pribadi memanfaatkan runtuhnya gelembung perumahan di pertengahan tahun 2000-an.

"2008 adalah waktu yang tepat untuk menjadi kaya. Semuanya dijual," katanya. 

"Penjualannya begitu besar sehingga saya meminjam jutaan dolar untuk mendapatkan semua penawaran real estat yang saya bisa," tambahnya lagi.

Guru keuangan pribadi dan pendiri The Rich Dad Company menyatakan bullish pada emas, perak, dan bitcoin selama beberapa bulan. Dia memperkirakan aset-aset itu akan jatuh seiring dengan pasar yang lebih luas, tetapi menyarankan investor untuk mengambil keuntungan dari harga yang lebih murah dan membeli lebih banyak. Sebab, dia memperkirakan, aset-aset tersebut akan melonjak begitu Federal Reserve mengakhiri kampanye kenaikan suku bunga.

Kiyosaki memilih cryptocurrency sebagai aset yang memiliki keuntungan terbesar dari semua kelas aset. Namun, perlu dicatat bahwa dia menganggap bitcoin tidak berharga di acara radionya pada bulan Mei. 

Baca Juga: Koin Emas dan Perak Langka, Robert Kiyosaki: Akhir Uang Palsu Sudah Dekat

"Saya memperdagangkan bitcoin. Tapi menurut saya itu tidak ada nilainya. Saya hanya main-main saja," katanya.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru