kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Rupiah dan Dolar Taiwan Melemah Kamis (18/12) Pagi, Mata Uang Asia Tertekan Dolar AS


Kamis, 18 Desember 2025 / 09:25 WIB
Rupiah dan Dolar Taiwan Melemah Kamis (18/12) Pagi, Mata Uang Asia Tertekan Dolar AS
ILUSTRASI. Nilai tukar sejumlah mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (18/12/2025) pagi, seiring berlanjutnya tekanan dolar di pasar global. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar sejumlah mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (18/12/2025) pagi, seiring berlanjutnya tekanan dolar di pasar global.

Rupiah Indonesia dan dolar Taiwan tercatat berada di zona negatif, mengikuti pergerakan mayoritas mata uang kawasan.

Baca Juga: Isu Prospek AI Tekan Saham Teknologi, Nikkei Ambles ke Level Terendah 3 Pekan

Berdasarkan data Reuters pada pukul 02.02 GMT, rupiah berada di level 16.700 per dolar AS, melemah sekitar 0,12% dibandingkan penutupan sebelumnya di 16.680 per dolar AS. Pelemahan juga dialami dolar Taiwan yang turun 0,13% ke posisi 31,567 per dolar AS.

Won Korea Selatan turut melemah tipis 0,02% ke level 1.474,8 per dolar AS, sementara dolar Singapura turun 0,08% ke 1,292 per dolar AS.

Yen Jepang juga tercatat melemah 0,04% ke posisi 155,73 per dolar AS.

Di kawasan Asia Tenggara, baht Thailand melemah 0,08% ke 31,475 per dolar AS, sementara ringgit Malaysia turun 0,07% ke level 4,089 per dolar AS.

Peso Filipina relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,01%, sedangkan rupee India bergerak datar di 90,38 per dolar AS. Yuan China menguat tipis 0,02% ke 7,044 per dolar AS.

Secara kumulatif sepanjang tahun 2025, rupiah telah melemah sekitar 3,65% dibandingkan akhir 2024.

Baca Juga: Bursa Korsel Turun Kamis (18/12), Tertekan Kekhawatiran Valuasi AI dan Pelemahan Won

Rupee India dan peso Filipina juga mencatatkan pelemahan tahunan masing-masing 5,27% dan 0,98%.

Sebaliknya, baht Thailand dan ringgit Malaysia justru menguat signifikan secara tahunan, masing-masing sekitar 8,98% dan 9,27%.

Pergerakan mata uang Asia masih dipengaruhi oleh sentimen global, termasuk arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, kekuatan dolar AS, serta ketidakpastian ekonomi global yang membuat investor cenderung bersikap hati-hati terhadap aset berisiko.

Selanjutnya: Isu Prospek AI Tekan Saham Teknologi, Nikkei Ambles ke Level Terendah 3 Pekan

Menarik Dibaca: Rekomendasi HP Xiomi Tahan Air yang Wajib Dibeli Sebelum 2026, Cek di Sini




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×