kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Rusia harus mengembangkan rudal baru untuk melawan AS sebelum 2021


Selasa, 05 Februari 2019 / 18:30 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSCOW. Rusia harus mengembangkan rudal jelajah darat baru dan rudal hipersonik darat baru sebelum 2021 untuk menanggapi rencana keluar Washington dari pakta kontrol senjata nuklir, seperti diberitakan kantor berita RIA yang mengutip menteri pertahanan Rusia pada hari Selasa, (52).

Reuters melaporkan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, pada hari Sabtu lalu bahwa Rusia telah menangguhkan Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah era Perang Dingin setelah Amerika Serikat mengumumkan akan menarik diri dari pakta tersebut dan menuduh Moskow melakukan pelanggaran.

Putin mengatakan, pada saat yang sama Rusia harus mengembangkan rudal baru sebagai tanggapan atas keputusan AS tersebut.

RIA mengutip Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu yang memerintahkan militer untuk mulai bekerja mengembangkan dua sistem rudal baru dan untuk memastikan bahwa pekerjaan itu selesai pada tahun 2021




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×