kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.110   14,00   0,08%
  • IDX 6.089   -41,68   -0,68%
  • KOMPAS100 797   -2,73   -0,34%
  • LQ45 607   -0,73   -0,12%
  • ISSI 210   -1,48   -0,70%
  • IDX30 342   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 424   0,62   0,15%
  • IDX80 91   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 116   -0,12   -0,10%
  • IDXQ30 110   0,12   0,11%

Rusia harus mengembangkan rudal baru untuk melawan AS sebelum 2021


Selasa, 05 Februari 2019 / 18:30 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSCOW. Rusia harus mengembangkan rudal jelajah darat baru dan rudal hipersonik darat baru sebelum 2021 untuk menanggapi rencana keluar Washington dari pakta kontrol senjata nuklir, seperti diberitakan kantor berita RIA yang mengutip menteri pertahanan Rusia pada hari Selasa, (52).

Reuters melaporkan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, pada hari Sabtu lalu bahwa Rusia telah menangguhkan Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah era Perang Dingin setelah Amerika Serikat mengumumkan akan menarik diri dari pakta tersebut dan menuduh Moskow melakukan pelanggaran.

Putin mengatakan, pada saat yang sama Rusia harus mengembangkan rudal baru sebagai tanggapan atas keputusan AS tersebut.

RIA mengutip Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu yang memerintahkan militer untuk mulai bekerja mengembangkan dua sistem rudal baru dan untuk memastikan bahwa pekerjaan itu selesai pada tahun 2021




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×