kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.945   34,00   0,19%
  • IDX 6.372   37,26   0,59%
  • KOMPAS100 838   2,32   0,28%
  • LQ45 632   -0,61   -0,10%
  • ISSI 220   2,50   1,15%
  • IDX30 355   -1,15   -0,32%
  • IDXHIDIV20 437   -3,86   -0,88%
  • IDX80 95   0,28   0,29%
  • IDXV30 119   0,32   0,27%
  • IDXQ30 113   -0,88   -0,77%

Rusia Intensifkan Serangan ke Kota Kherson dan Ukraina Timur


Rabu, 28 Desember 2022 / 20:17 WIB
Anggota layanan dengan unit Brigade Serbu Gunung ke-10 Angkatan Darat Ukraina menyiapkan peluncur roket ganda self-propelled BM-21 Grad, saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - KYIV/BAKHMUT. Militer Ukraina mengatakan pasukan Rusia meningkatkan serangan mortir dan artileri ke kota Kherson,  Ukraina bagian Selatan yang baru saja dibebaskan pada hari Rabu (28/12).

Rusia juga disebut meningkatkan tekanan konstan di sepanjang garis depan di wilayah timur Ukraina.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam laporan paginya mengatakan Rusia menembakkan 33 rudal dari beberapa peluncur roket ke sasaran sipil di Kherson dalam 24 jam hingga Rabu dini hari. Rusia membantah menargetkan warga sipil.

Pertempuran sengit juga terjadi di sekitar kota Bakhmut yang dikuasai Ukraina, sekarang sebagian besar telah hancur, di provinsi timur Donetsk, dan di sebelah utaranya, di sekitar kota Svatove dan Kreminna di provinsi Luhansk, di mana pasukan Ukraina berusaha mematahkan baris pertahanan Rusia.

Baca Juga: Balas Barat, Putin Larang Ekspor Minyak ke Negara yang Terapkan Pembatasan Harga

Seorang pejabat mengatakan sirene serangan udara juga terdengar di seluruh Ukraina. 

Laporan media sosial Ukraina mengatakan peringatan nasional mungkin telah diumumkan setelah jet Rusia yang ditempatkan di negara tetangga Belarus lepas landas. Reuters tidak dapat segera memverifikasi informasi itu.

Kementerian pertahanan Inggris mengatakan dalam pembaruan terbarunya tentang situasi militer di Ukraina bahwa Rusia kemungkinan telah memperkuat bagian Kreminna di garis depan karena secara logistik penting bagi Moskow dan telah menjadi relatif rentan menyusul kemajuan Ukraina baru-baru ini lebih jauh ke barat.

Baca Juga: Hadapi Tantangan Keterbatasan Pasokan Energi, Begini Jurus Humpuss Maritim

Masih belum ada prospek pembicaraan untuk mengakhiri perang, yang sekarang sudah memasuki bulan ke-11.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dengan penuh semangat mendorong rencana perdamaian 10 poin yang membayangkan Rusia sepenuhnya menghormati integritas teritorial Ukraina dan menarik semua pasukannya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×