kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rusia sulit pertahankan target inflasi 7% di 2011


Sabtu, 19 Februari 2011 / 14:21 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

MOSCOW. Kecemasan meningkatnya inflasi telah menjadi persoalan ekonomi global. Kali ini, pemerintah Rusia memperkirakan bakal kesulitan mempertahankan target inflasinya di 2011.

Menteri Keuangan Rusia, Alexei Kudrin menyebut, target inflasi 7% untuk tahun ini akan sangat sulit dipertahankan.

"Bahkan, jika harga konsumen bertumbuh lambat di kuartal kedua," ujar Kudrin, hari ini dalam forum ekonomi di Krasnoyark.

Bank sentral Rusia telah menaikkan suku bunga deposito pada akhir Januari lalu sebesar 25 basis poin untuk mengurangi gejolak inflasi. Kala itu, bank sentral menyebut, resiko inflasi sebagai penentu kondisi moneter harus mendapatkan perhatian besar dari penentu kebijakan.

Kenaikan bunga itu langkah awal otoritas keuangan Rusia untuk mengetatkan kebijakan moneter setelah krisis keuangan menghantam Rusia.




TERBARU

[X]
×