kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Sammy Ofer: Menjadi raja pelayaran Israel setelah membeli ZIM (3)


Jumat, 17 Juni 2011 / 08:10 WIB
ILUSTRASI. Asuransi Usaha Tani Padi------ Petani memanen padi di desa Paku Laut, Margasari, Tegal Jawa Tengah, Selasa (27/6). Kementerian Pertanian menyatakan asuransi usaha tani padi belum mencapai target. Padahal program ini dapat membantu petani melaukan klaim as


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Catur Ari

Menjadi orang baru di Israel bukan perkara mudah bagi Sammy Ofer. Ia berniat menjadi pengusaha demi menancapkan eksistensinya. Ia membeli perusahaan kapal swasta dan perusahaan pelayaran milik pemerintah. Ia pun membeli saham perusahaan kapal pesiar terbesar kedua dunia untuk menggenapi aset pelayarannya. Ia dan saudara lelakinya, Juli Ofer, mengarungi bisnis lewat Ofer Brothers Group. Ia pun menyiapkan dua anak lelakinya sebagai penggantinya.

Sebagai seorang imigran asal Rumania yang datang ke sebuah negara baru, menjadi seorang pebisnis ternama sudah merupakan keharusan bagi Sammy Ofer. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan akan eksistensi dan pengakuan di negara baru. Meski sempat aktif sebagai tentara di masa perang, Ofer muda yakin bahwa satu-satunya jalan meraih kesuksesan adalah dengan menjadi pengusaha.

Setelah mendirikan perusahaan pelayaran pertamanya, Zodiac Maritime Agencies tahun 1954, Ofer terus melakukan ekspansi agresif untuk menguasai pelayaran Israel. Seperti diketahui, Israel yang terletak di Timur Tengah memiliki pelabuhan-pelabuhan yang lokasinya sangat strategis.

Terletak di sebelah timur laut Mediterania, Israel menjadi salah satu pusat pelayaran internasional. Dengan menguasai jalur pelayaran, maka dipastikan pundi-pundi uang akan terus mengalir ke kocek Ofer.

Setelah berhasil menguasai pelayaran swasta Israel, Ofer mengarahkan sasarannya ke perusahaan pelayaran Royal Caribbean, asal Florida, Amerika Serikat yang merupakan perusahaan pelayaran terbesar kedua dunia. Ia pun sukses memperoleh 35% saham Royal Caribbean di tahun 2001. Kini, Royal Caribbean memiliki 25,6% pangsa pasar kapal pesiar.

Pada tahun 2004, Ofer dan Pemerintah Israel bersepakat atas transaksi penjualan 50% saham ZIM, perusahaan pelayaran milik pemerintah senilai 500 juta shekel. Banyak pihak yang mempertanyakan kesepakatan harga ini, karena dianggap terlalu murah untuk perusahaan yang memiliki sejarah dalam berdirinya negara Israel. ZIM didirikan tahun 1945 oleh Jewish Agency dan Histadrut, sebuah gerakan buruh untuk pembebasan tanah Israel.

Namun, tidak sedikit yang berpendapat kesepakatan ini terjadi karena kedekatan Ofer dengan Pemerintah Israel yang terjalin sejak ia menjadi tentara pada zaman awal berdirinya Israel. Keberhasilan Ofer memiliki saham di ZIM membuatnya relatif tidak memiliki pesaing karena perusahaan pelayaran swasta maupun milik Pemerintah Israel telah ia kuasai. Ofer pun mengganti nama ZIM menjadi ZIM Integrated Shipping Services.

Kesuksesan Ofer dalam membangun kerajaan bisnisnya juga tidak bisa dilepaskan dari peranan sang adik, Juli Ofer. Keduanya juga dikenal sebagai orang terdepan dalam Ofer Brothers Group. Jika Sammy lebih lebih fokus dalam bisnis pelayaran, maka sang adik lebih fokus pada usaha real estate.

Juli juga banyak membantu dalam hal pengawasan manajemen perusahaan pelayaran Ofer di Israel. Maklum saja, Ofer lebih sering ke luar negeri dan tidak pernah menetap di Israel sejak tahun 2001. Sebagai pengusaha yang harus menjaga relasi dengan banyak kalangan, Ofer memilih untuk tinggal di Monako.

Menurut Ofer, ia memang melakukan strategi untuk memecah asetnya dan mempercayakan kepada anggota keluarganya yang memiliki kapabilitas. "Ini cara yang paling efektif membangun sebuah kerajaan bisnis," ujar Ofer. Ia juga mempercayakan urusan hubungan kerja sama luar negeri untuk perusahaan-perusahaannya yang bergerak di bidang real estat kepada Liora dan Avy Levy, keluarganya yang lain.

Meski saat ini sedang menikmati masa-masa sebagai taipan pelayaran internasional, Ofer menyadari bahwa waktunya akan berakhir cepat atau lambat. Oleh karena itu, ia sudah mempersiapkan dua putranya, Eyal dan Idan, sebagai penerus kerajaan bisnisnya.

Ia yakin dengan kemampuan kedua anaknya karena mereka telah dipersiapkan baik secara akademis maupun pengalaman untuk menggantikan kedudukan Ofer di kerajaan pelayarannya.

(Bersambung)




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×