kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Dunia Fokus Iran, Korea Utara Justru Genjot Kemampuan Rudal


Minggu, 19 April 2026 / 07:21 WIB
Dunia Fokus Iran, Korea Utara Justru Genjot Kemampuan Rudal
ILUSTRASI. Saat perhatian dunia tertuju pada Iran, Korea Utara justru akselerasi rudalnya. (Edgar Su/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Korea Utara menembakkan rudal yang diduga sebagai rudal balistik, kata Jepang pada Minggu (19/4/2026). Insiden ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian peluncuran yang dilakukan Pyongyang untuk mempercepat upaya meningkatkan kemampuan militernya.

Melansir Reuters, kejadian tersebut merupakan peluncuran rudal balistik ketujuh Korea Utara sepanjang tahun ini, serta yang keempat hanya dalam bulan April.

“Ketika Amerika Serikat sedang fokus pada Iran, Korea Utara melihat ini sebagai waktu emas untuk meningkatkan kekuatan nuklir dan kemampuan rudalnya,” kata Lim Eul-chul, seorang profesor di Universitas Kyungnam.

Uji coba semacam itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang program rudal Korea Utara. Namun, Pyongyang menolak larangan PBB tersebut dan menyatakan aturan itu melanggar hak kedaulatannya untuk membela diri.

Baca Juga: Iran Kembali Ketatkan Kendali Selat Hormuz, Ini Pesan Keras Terbaru dari Teheran

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan kepada wartawan bahwa peluncuran tersebut dilakukan beberapa kali dan tampaknya jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.

Militer Korea Selatan menyatakan rudal balistik itu terbang ke arah timur, menurut laporan Kantor Berita Yonhap, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Tonton: Breaking News! 49 Negara Eropa Bersatu Hadapi Inflasi Akibat Konflik Selat Hormuz

Kementerian Pertahanan Korea Selatan tidak segera menanggapi permintaan komentar.




TERBARU

[X]
×