Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Samsung Electronics cetak kinerja moncer dengan laba operasional melonjak hampir sembilan kali lipat ke rekor tertinggi pada kuartal III-2026. Kinerja ciamik Ssamsung didorong oleh kuatnya permintaan untuk chip AI, bahkan ketika investor masih khawatir tentang ketahanan belanja AI.
Samsung yang merupakan produsen chip memori terbesar di dunia melaporkan laba operasional sebesar 107,4 triliun won atau setara US$ 80,04 miliar untuk periode Juli hingga September 2026. Realisasi ini sejalan dengan perkiraannya dan naik dari laba operasional Samsung di kuartal III-2025 yang hanya 12,2 triliun won.
Kenaikan laba operasional Samsung sejalan dengan pendapatan perusahaan. Di mana, Samsung cetak pendapatan sebesar 195,25 triliun won di kuartal III-2026. Realisasi tersebut melesat 126,88% dibanding kuartal III-2025 dan naik 13,85% dibanding kuartal sebelumnya.
Baca Juga: Harga Minyak WTI Tergelincir 1% di Pagi Ini (29/10), Simak Sentimen yang Menyeretnya
Saingannya, SK Hynix, pada hari Rabu (28/10/2026) juga sudah melaporkan pendapatan yang kuat dan prospek yang optimistis. Hal itu membantu meredakan kekhawatiran pasar bahwa pendapatan chip yang didorong oleh AI dapat kehilangan momentum, sehingga meningkatkan saham Samsung dan SK Hynix.
Senada dengan pandangan SK Hynix mengenai permintaan, Samsung mengatakan kekurangan pasokan chip akan semakin parah pada tahun depan.
Samsung mengatakan akan membayar dividen sebesar 30 triliun won untuk kuartal ketiga yang berakhir pada bulan September, atau 4.601 won per saham.














