kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.387   43,00   0,25%
  • IDX 7.048   -53,02   -0,75%
  • KOMPAS100 950   -7,64   -0,80%
  • LQ45 679   -5,49   -0,80%
  • ISSI 253   -2,20   -0,86%
  • IDX30 376   -3,20   -0,84%
  • IDXHIDIV20 460   -5,12   -1,10%
  • IDX80 107   -0,83   -0,77%
  • IDXV30 135   -1,12   -0,82%
  • IDXQ30 120   -1,32   -1,09%

Laba Samsung Melonjak 8 Kali Lipat di Kuartal I 2026, Didorong Lonjakan Permintaan AI


Kamis, 30 April 2026 / 08:37 WIB
Laba Samsung Melonjak 8 Kali Lipat di Kuartal I 2026, Didorong Lonjakan Permintaan AI
ILUSTRASI. Samsung (REUTERS/Marton Monus)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Samsung Electronics mencatat lonjakan laba operasional hingga delapan kali lipat pada kuartal I-2026, seiring kuatnya permintaan chip yang dipicu oleh booming kecerdasan buatan (AI).

Melansir Reuters Kamis (30/4/2026), perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut membukukan laba operasional sebesar 57,2 triliun won (sekitar US$38,43 miliar) pada periode Januari–Maret, melonjak dari 6,69 triliun won pada periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan juga meningkat signifikan sebesar 69% menjadi 133,9 triliun won.

Baca Juga: Bank Sentral Kanada Putuskan Menahan Bunga Acuan di Tengah Kenaikan Inflasi

Lonjakan Permintaan AI Dorong Harga Chip

Samsung menyebut kenaikan kinerja ini ditopang oleh meningkatnya harga chip memori, di tengah lonjakan permintaan dari pengembangan infrastruktur AI global.

Booming pusat data AI mendorong produsen chip mengalihkan kapasitas produksi ke chip canggih yang digunakan dalam akselerator AI milik Nvidia.

Hal ini menyebabkan pasokan chip konvensional menyusut dan harga melonjak.

Bisnis semikonduktor yang menjadi tulang punggung Samsung mencatat laba operasional mencapai 53,7 triliun won, atau sekitar 94% dari total laba perusahaan.

Baca Juga: Harga Minyak Lanjut Menguat Kamis (30/4) Pagi: Brent ke US$119,94 & WTI ke US$107,51

Divisi Mobile Tertekan

Di sisi lain, divisi mobile dan jaringan Samsung mengalami tekanan. Laba segmen ini turun 35% menjadi 2,8 triliun won, terdampak kenaikan biaya chip.

Samsung memperkirakan kinerja akan terus membaik pada kuartal II, didorong oleh ekspansi investasi global di infrastruktur AI yang diperkirakan akan terus meningkatkan permintaan dan harga chip memori.

Baca Juga: Taiwan Jadi “Taruhan Utama” di KTT Trump-Xi, Dunia Tahan Napas!

Saham Samsung naik 1,3% setelah pengumuman kinerja tersebut. Sepanjang tahun ini, saham perusahaan telah melonjak 88%, mengungguli kenaikan pasar yang lebih luas sebesar 59%.

Samsung saat ini menjadi perusahaan teknologi terbesar kedua di Asia dari sisi valuasi, setelah TSMC.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×