kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bank Sentral Kanada Putuskan Menahan Bunga Acuan di Tengah Kenaikan Inflasi


Kamis, 30 April 2026 / 08:32 WIB
Bank Sentral Kanada Putuskan Menahan Bunga Acuan di Tengah Kenaikan Inflasi
ILUSTRASI. Royal Bank of Canada (Carlos Osorio/REUTERS)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga dana federal tidak berubah pada kisaran target 3,5%–3,75% untuk pertemuan ketiga berturut-turut pada April 2026. Ini telah sesuai dengan ekspektasi pasar. Selain bank sentral Amerika Serikat (AS), bank sentral Kanada juga memutuskan menahan bunga acuan. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (30/4), Bank of Canada mempertahankan suku bunga acuan semalam tetap di 2,25% pada pertemuan April 2026, selaras dengan ekspektasi pasar dan panduan sebelumnya. Kanada menahan diri untuk tidak memberikan arahan yang jelas tentang suku bunga di masa mendatang karena latar belakang geopolitik yang tidak pasti. 

Inflasi Kanada melonjak pada bulan Maret karena kenaikan harga energi yang disebabkan oleh pecahnya perang di Timur Tengah. Namun, Bank Sentral Kanada mencatat bahwa kenaikan harga energi sejauh ini belum berdampak pada sektor ekonomi yang lebih luas. 

Selain itu, ekspektasi inflasi masih tetap terkendali, sehingga suku bunga tetap dipertahankan. Perkiraan terbaru bank sentral memperkirakan pertumbuhan PDB sebesar 1,2% tahun ini dan 1,7% tahun depan, mencerminkan ketahanan terhadap guncangan energi yang diserap oleh kelebihan pasokan dalam perekonomian Kanada.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×