kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Samsung Kucurkan US$175 Juta untuk Kuasai Saham Mayoritas di Perusahaan Genetika AS


Rabu, 10 Juni 2026 / 16:44 WIB
Samsung Kucurkan US$175 Juta untuk Kuasai Saham Mayoritas di Perusahaan Genetika AS
ILUSTRASI. Samsung kucurkan US$175 juta, jadi pemegang saham terbesar di Element Biosciences. (REUTERS/Kim Hong-Ji)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat, Element Biosciences, mengumumkan berhasil menghimpun pendanaan baru yang mencakup investasi sebesar US$175 juta dari investor lamanya, Samsung Electronics.

Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas komersialisasi produk pengujian genetik dan riset yang dikembangkan perusahaan.

Element Biosciences yang berbasis di San Diego tidak mengungkapkan total nilai putaran pendanaan Series E yang telah ditingkatkan tersebut maupun valuasi terbaru perusahaan. Selain itu, identitas investor lain yang turut berpartisipasi juga tidak dipublikasikan.

Dalam pernyataannya, Samsung menyebut investasi tersebut akan menjadikannya sebagai pemegang saham terbesar di Element Biosciences sekaligus mempererat kerja sama strategis antara kedua perusahaan.

Element menyatakan bahwa pendanaan baru ini akan digunakan untuk mempercepat komersialisasi berbagai produk sekuensing genetik miliknya, termasuk AVITI dan VITARI, serta mendukung peluncuran produk baru AVITI Dx dan AVITI24 dalam waktu mendatang.

Baca Juga: Penerbitan Surat Utang Terkait AI Naik Dua Kali Lipat, Bisa Capai US$ 570 Miliar

Sistem sekuensing AVITI merupakan perangkat laboratorium berukuran meja yang mampu menguraikan DNA dan RNA untuk berbagai aplikasi, mulai dari penelitian medis, deteksi penyakit, hingga pengembangan obat.

Di pasar teknologi sekuensing genetik global, Illumina masih menjadi pemain dominan. Sementara itu, Roche terus memperluas bisnisnya melalui kemitraan strategis dan investasi di bidang sekuensing generasi terbaru (next-generation sequencing) serta diagnostik molekuler.

Samsung mengungkapkan pihaknya berencana menggabungkan teknologi sekuensing DNA dan analisis multi-omics milik Element dengan kemampuan perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI), perangkat medis, dan layanan kesehatan digital untuk menciptakan peluang bisnis baru, termasuk pengembangan diagnostik genetik generasi berikutnya.

Co-Chief Executive Officer (Co-CEO) Samsung, TM Roh, mengatakan kolaborasi tersebut diyakini akan memperkuat masa depan layanan kesehatan yang lebih personal.

"Keahlian Samsung Electronics di bidang kecerdasan buatan, perangkat medis, dan kesehatan digital yang dipadukan dengan teknologi analisis genom inovatif milik Element akan menciptakan sinergi untuk masa depan pengobatan yang dipersonalisasi," ujar TM Roh dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Morgan Stanley: Penerbitan Utang AI Melonjak Dua Kali Lipat Capai US$ 570 Miliar

Ia menambahkan, Samsung akan terus melakukan investasi di berbagai bidang, mulai dari perangkat medis presisi hingga teknologi kesehatan digital.

Di sisi lain, Element menyebut tambahan modal tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memperluas kehadiran internasional perusahaan sekaligus mendukung pengembangan produk-produk masa depan yang ditujukan untuk riset, pengembangan obat, dan kebutuhan diagnostik.

Meski demikian, realisasi pendanaan tersebut masih menunggu persetujuan dari regulator terkait.

Pendanaan terbaru ini melanjutkan tren penggalangan modal Element Biosciences setelah perusahaan sebelumnya memperoleh pendanaan Series D senilai US$277 juta yang diumumkan pada Juli 2024.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×