kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.946   -27,00   -0,15%
  • IDX 6.042   158,05   2,69%
  • KOMPAS100 788   24,13   3,16%
  • LQ45 595   16,69   2,89%
  • ISSI 209   5,51   2,71%
  • IDX30 337   9,52   2,91%
  • IDXHIDIV20 413   10,97   2,73%
  • IDX80 89   2,61   3,01%
  • IDXV30 112   3,14   2,89%
  • IDXQ30 108   3,10   2,96%

Sebulan tanpa infeksi lokal, Vietnam laporkan 24 kasus corona impor


Jumat, 15 Mei 2020 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Warga merayakan setelah pihak berwenang mencabut karantina di Desa Dong Cuu, desa karantina terakhirdi Vietnam yang terkena wabah virus corona baru (COVID-19), di luar Hanoi, Vietnam, 14 Mei 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - HANOI. Vietnam melaporkan 24 kasus virus corona baru pada Jumat (15/5), yang semuanya kasus impor. Tapi, sudah 29 hari Vietnam tidak mencatat kasus infeksi lokal.

Kementerian Kesehatan Vietnam mengatakan, semua kasus impor baru melibatkan warga Vietnam yang kembali dari Rusia, dan saat ini berada di bawah karantina sejak kedatangan.

Melansir Reuters, Kementerian Kesehatan Vietnam menyebutkan, tambahan kasus baru itu membawa total infeksi menembus 300, persisnya 312 kasus, tapi tanpa kematian. Lebih dari 90% kasus telah pulih.

Baca Juga: Cegah kematian pertama akibat corona, Vietnam habis-habisan selamatkan pilot Inggris

Hanya, Vietnam sedang melakukan upaya habis-habisan untuk menyelamatkan nyawa pasien virus corona baru yang paling kritis, seorang pilot Inggris yang bekerja di Vietnam Airlines.

Vietnam mengeluarkan banyak biaya untuk mencoba menyelamatkan nyawa pria berusia 43 tahun, yang diidentifikasi sebagai "Pasien 91", yang menangkap virus corona di sebuah bar di pusat bisnis Selatan Kota Ho Chi Minh pada pertengahan Maret.

Sementara sebagian besar pasien telah pulih, kondisi pilot asal Inggris itu yang mendapat dukungan peralatan life support memburuk secara signifikan.

Surat kabar Tuoi Tre melaporkan, Pasien 91 saat ini hanya memiliki 10% dari kapasitas paru-parunya yang tersisa, dan telah menjalani perawatan dengan peralatan life support selama lebih dari 30 hari.

Baca Juga: Ketika virus corona menghilangkan kemacetan lalu lintas di Asia Tenggara

Wakil Menteri Kesehatan Nguyen Truong Son mengatakan kepada media bulan lalu, Vietnam telah mengimpor obat spesialis dari luar negeri untuk mengobati pembekuan darah pada pasien, tetapi tidak berhasil.

Menurut Kantor Berita Vietnam (VNA), Vietnam telah menghabiskan lebih dari 5 miliar dong (US$ 200.000) untuk berupaya menyelamatkan pilot asal Inggris itu.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×