kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.923   -34,00   -0,20%
  • IDX 9.079   68,20   0,76%
  • KOMPAS100 1.251   13,64   1,10%
  • LQ45 883   11,38   1,31%
  • ISSI 334   3,94   1,20%
  • IDX30 451   5,19   1,17%
  • IDXHIDIV20 528   6,73   1,29%
  • IDX80 139   1,66   1,20%
  • IDXV30 147   2,29   1,58%
  • IDXQ30 144   1,84   1,29%

Selamatkan sandera, tentara Bangladesh serbu kafe


Sabtu, 02 Juli 2016 / 12:35 WIB


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

DHAKA. Ratusan tentara menyerbu sebuah kafe di ibukota Bangladesh, Dhaka. Di kafe tersebut, pria bersenjata dikabarkan menyandera 20 orang sejak Jumat (1/7) malam.

Suara ledakan dan tembakan senjata terdengar di area sekitar kafe Holey Artisan Bakery. Menurut pihak kepolisian setempat, 12 sandera -termasuk empat warga asing- sudah berhasil diselamatlan.

Beberapa di antaranya diyakini berkewarganegaraan Italia dan Jepang.

Kelompok militan Islam, Islamic State (IS), mengklaim bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.

"Terjadi aksi tembak menembak yang cukup intens," kata Mizanur Rahman Bhuiyan, of the Rapid Action Battalion force kepada Reuters setelah operasi penyelamatan dilakukan Sabtu pagi.

Selain itu, kendaraan bersenjata juga terlihat mengarah ke lokasi kejadian.

Menurut warga Gulshan, tempat kafe tersebut berada, mereka mendengar suara tembakan setelah pasukan bersenjata mendekati gedung kafe tersebut.

Sementara, pihak berwenang setempat mengatakan, tentara angkatan darat dan angkatan laut yang memimpin operasi tersebut, bekerjasama dengan pihak kepolisian dan tentara perbatasan Bangladesh.

Laporan terkini mengatakan, aksi tembak menembak terjadi selama satu jam. Media lokal setempat melaporkan, setidaknya ada lima mayat yang ditemukan di dalam kafe.

Selain itu, dua orang polisi turut menjadi korban dari aksi tembak menembak tersebut pada Jumat malam. Sedangkan 30 polisi lainnya terluka.

Berdasarkan pernyataan dari media ISIS, militan sudah menyerang sebuah restoran yang sering dikunjungi warga asing di Bangladesh. Dikatakan, ada 20 orang dari berbagai negara yang sudah tewas. Namun pernyataan ini belum dikonfirmasi kebenarannya.

Menurut duta besar Italia di Dhaka, Mario Palma, tujuh warga negara Italia diyakini berada di dalam kafe.

Sedangkan juru bicara pemerintah Jepang mengatakan, Tokyo tengah menginvestigasi laporan bahwa sejumlah warganya merupakan sandera di dalam kafe tersebut.

Media lokal setempat menulis, sejumlah saksi mendengar kalimat "Allahu Akbar" diteriakkan saat para militan memasuki kafe.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×