kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Seorang pemuda berusaha menembak Donald Trump


Selasa, 21 Juni 2016 / 09:46 WIB


Sumber: Antara,Reuters | Editor: Yudho Winarto

SEORANG pria yang ditahan akhir pekan lalu karena berusaha merebut pistol seorang polisi pada kampanye calon presiden kubu Republik Donald J. Trump di Las Vegas dan mengaku kepada penyidik bahwa dirinya ingin membunuh Trump.

Michael Steven Sandford (19) ditahan Sabtu pekan lalu di Hotel Treasure Island di Las Vegas setelah berusaha merebut senjata polisi, kata kepolisian Las Vegas yang menyebutkan bahwa pria itu kemudian diserahkan kepada Secret Service.

Dari berkas pengadilan yang diajukan Senin waktu AS di pengadilan Nevada, Sandford mengaku kepada seorang agen Secret Service bahwa dia sengaja pergi ke Las Vegas dari California untuk menembak mati Trump.

Dia telah didakwa melakukan tindak kekerasan, kata juru bicara Kejaksaan Agung AS Natalie Collins via email seperti dikutip Reuters.

Sandford memiliki SIM Inggris dan telah berada di AS selama satu setengah tahun terakhir. Tidak disebutkan kebangsaan aslinya, namun dia disebut tinggal di Hoboken, New Jersey, setelah tiba di AS.

"Sandford mengaku sudah berusaha membunuh Trump sejak setahun lalu namun memutuskan melakukannya pada kesempatan itu karena dia akhirnya merasa yakin dengan tindakannya itu," demikian tertulis dalam berkas pengadilan. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×