kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Serangan bom terbesar pasca Osama tewas di Pakistan tewaskan 73 orang


Jumat, 13 Mei 2011 / 11:05 WIB
ILUSTRASI. Simak promo Hypermart ‘Paket Hemat’ periode 30 Juli – 3 Agustus 2020. Aktivitas di gerai ritel modern Hypermart, Jakarta, Senin (01/06). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

KARACHI. Pasca kematian Osama bin Laden, serangan bom di Pakistan makin menjadi-jadi. Hari ini (13/5) dilaporkan, bom kembar meledak di barat laut Pakistan, tepatnya di kota Charsadda. Pasukan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan bom yang diarahkan ke akademi militer itu.

Akibatnya, 73 orang tewas yang sebagian besar adalah tentara. Bom ini merupakan serangan terbesar di negara itu sejak pembunuhan Osama bin Laden yang dilakukan oleh tentara AS.

Ledakan itu setidaknya melukai sedikitnya 68 orang. Jahanzeb Khan salah seorang pejabat polisi di kota itu menyebutkan, salah satu bom itu ditanam di sepeda motor.

Bom bunuh diri dan serangan senjata memang sudah jamak di negara ini. Serangan bom seperti ini telah menewaskan ribuan warga sipil Pakistan maupun tentara keamanan sejak 2009 silam. Taliban pun, sejak kematian Osama menyatakan akan membalas dendam kepada tentara AS.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×