kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Serangan bom terbesar pasca Osama tewas di Pakistan tewaskan 73 orang


Jumat, 13 Mei 2011 / 11:05 WIB
Serangan bom terbesar pasca Osama tewas di Pakistan tewaskan 73 orang
ILUSTRASI. Simak promo Hypermart ‘Paket Hemat’ periode 30 Juli – 3 Agustus 2020. Aktivitas di gerai ritel modern Hypermart, Jakarta, Senin (01/06). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

KARACHI. Pasca kematian Osama bin Laden, serangan bom di Pakistan makin menjadi-jadi. Hari ini (13/5) dilaporkan, bom kembar meledak di barat laut Pakistan, tepatnya di kota Charsadda. Pasukan Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan bom yang diarahkan ke akademi militer itu.

Akibatnya, 73 orang tewas yang sebagian besar adalah tentara. Bom ini merupakan serangan terbesar di negara itu sejak pembunuhan Osama bin Laden yang dilakukan oleh tentara AS.

Ledakan itu setidaknya melukai sedikitnya 68 orang. Jahanzeb Khan salah seorang pejabat polisi di kota itu menyebutkan, salah satu bom itu ditanam di sepeda motor.

Bom bunuh diri dan serangan senjata memang sudah jamak di negara ini. Serangan bom seperti ini telah menewaskan ribuan warga sipil Pakistan maupun tentara keamanan sejak 2009 silam. Taliban pun, sejak kematian Osama menyatakan akan membalas dendam kepada tentara AS.




TERBARU

[X]
×