Sumber: CNA | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - BEIRUT. Serangan Israel di kota Saksakiyeh, Lebanon Selatan, menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk seorang anak, dan melukai 15 orang pada hari Sabtu (9/5), kata kementerian kesehatan Lebanon.
Militer Israel mengatakan telah menyerang militan Hizbullah di kota itu, menuduh mereka merencanakan serangan terhadap tentara Israel.
"IDF mengetahui laporan mengenai kerugian yang dialami warga sipil yang tidak terlibat di bangunan tempat teroris diserang. Rincian insiden tersebut sedang ditinjau," kata militer dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Situasi Selat Hormuz Relatif Tenang di Tengah Penantian Jawaban Iran
Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah terus saling baku tembak di Lebanon selatan, tempat Israel telah membentuk zona keamanan yang dideklarasikan sendiri, meskipun gencatan senjata yang dimediasi AS diumumkan pada 16 April.
Israel juga mengatakan telah membunuh komandan pasukan elit Radwan Hizbullah pada hari Rabu dalam serangan pertamanya di pinggiran selatan Beirut sejak gencatan senjata diumumkan.
Sementara Israel dan Hizbullah berperang, Amerika Serikat telah menyelenggarakan dua putaran pembicaraan antara duta besar Lebanon dan Israel di Washington, kontak tingkat tertinggi antara perwakilan pemerintah Lebanon dan Israel dalam beberapa dekade.
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan perwakilan Israel dan Lebanon akan mengadakan putaran pembicaraan ketiga di Washington pada hari Kamis dan Jumat.
Baca Juga: Apple Setuju Bayar Pengguna iPhone 15 Pro hingga iPhone 16 Pro Max, Ada Apa?













