kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Setelah Spanyol, selanjutnya adalah Italia


Senin, 11 Juni 2012 / 08:03 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

ROMA. Setelah Spanyol mengajukan dana bailout senilai 100 miliar euro atau US$ 125 miliar, hal tersebut menempatkan Italia di barisan paling depan dari krisis utang Eropa.

Menurut Nicola Marinelli, analis Glendevon King Asset Management di London, ketidakpastian di Italia sangat tinggi. "Dapat dipastikan, persoalan utang di Italia tidak akan hilang begitu saja dengan adanya kesepakatan Spanyol," jelasnya.

Marinelli menegaskan, dengan adanya bailout Spanyol, bukan berarti Italia berada dalam kondisi mencemaskan. Namun, "Bailout Spanyol berarti fokus investor akan tertuju pada setiap informasi menyangkut Italia sebelum membeli atau menjual obligasi pemerintah Italia," urainya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nicholas Spiro, managing director Spiro Sovereign Strategy di London. Menurutnya, masalah untuk Italia adalah kemanapun Spanyol melangkah, ada persepsi bahwa Italia akan mengikuti. "Sangat jelas bahwa fundamental ekonomi Spanyol lebih buruk ketimbang Italia. Kendati begitu, hal itu tidak menghentikan virus Spanyol menyebar ke Italia," jelas Spiro.

Sekadar informasi, Italia memiliki utang lebih dari 2 triliun euro. Selain itu, Kementrian Keuangan Italia harus menjual obligasi dan surat utang dengan nilai lebih dari 35 miliar euro per bulannya. Angka ini melampaui nilai Produk Domestik Bruto tiga negara kecil anggota euro yakni Cyprus, Estonia, dan Malta.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×