kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Setidaknya 10 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza


Selasa, 20 Agustus 2024 / 19:27 WIB
ILUSTRASI. Setidaknya 10 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah sekolah yang menampung. REUTERS/Hatem Khaled 


Sumber: The Guardian | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setidaknya 10 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah sekolah yang menampung keluarga-keluarga pengungsi di barat Kota Gaza pada hari Selasa, menurut otoritas pertahanan sipil Gaza.

Tentara Israel mengklaim bahwa serangan tersebut menargetkan basis militan Hamas yang berada di dalam sekolah tersebut, seperti dilaporkan oleh kantor berita Reuters.

Hamas membantah tuduhan Israel bahwa mereka menggunakan sekolah dan rumah sakit untuk kepentingan militer.

Kantor berita AFP melaporkan bahwa juru bicara otoritas pertahanan sipil, Mahmud Bassal, mengatakan bahwa mayat lima pria dan dua anak dikeluarkan dari gedung setelah sebuah pesawat Israel menjatuhkan bom di lantai dua gedung (Sekolah Mustafa Hafiz) yang menampung ribuan orang yang mengungsi.

Baca Juga: Hizbullah Serang Pasukan Israel Dekat Perbatasan Lebanon

Bassal juga menyebutkan bahwa 15 orang terluka dalam serangan tersebut. AFP tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah korban di sekolah tersebut.

Tentara Israel dalam pernyataannya mengatakan: “Teroris Hamas menggunakan pusat komando dan kontrol untuk merencanakan dan melaksanakan serangan terhadap pasukan IDF (tentara Israel) dan Negara Israel.”

AFP melaporkan bahwa Israel mengklaim telah melakukan "serangan tepat sasaran terhadap teroris yang sedang beroperasi" di dalam sekolah tersebut.




TERBARU

[X]
×