kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.043   43,00   0,24%
  • IDX 5.756   -184,81   -3,11%
  • KOMPAS100 759   -26,85   -3,42%
  • LQ45 573   -15,86   -2,69%
  • ISSI 199   -6,72   -3,26%
  • IDX30 326   -8,30   -2,49%
  • IDXHIDIV20 404   -7,92   -1,92%
  • IDX80 86   -2,82   -3,18%
  • IDXV30 110   -3,07   -2,71%
  • IDXQ30 105   -2,46   -2,28%

Situasi memanas di Teluk Persia, Iran tuding AS melatih kelompok teroris


Selasa, 21 April 2020 / 14:29 WIB
Kapal perang AS berlayar dekat kapal Iran di Teluk Persia, 15 April 2020. Foto dari tangkapan layar tayangan Islamic Republic of Iran News Network.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

IRGC juga mengancam AS.  Kementerian luar negeri Iran juga merilis pernyataan yang menentang kehadiran "tidak sah" AS. "Kami ingin mereka meninggalkan wilayah itu secepat mungkin," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi.

Baca Juga: Angkatan Laut AS rilis video kapal perang Iran dekati kapal perang AS di Laut Arab

IRGC memperingatkan AS bahwa kesalahan sekecil apa pun akan menjadi yang terakhir. Untuk menunjukkan keseriusannya menghadapi AS, situs web Iran, Tasnim, mempublikasikan video-video kapal perang AS yang diambil pada malam hari, 7 April.

Baca Juga: Iran: Donald Trump lebih berbahaya daripada virus corona

Di Suriah, media Iran juga melakukan pers penuh di pengadilan, mengklaim AS "melatih teroris" di pangkalan Tans di mana pasukan AS ditempatkan.




TERBARU

[X]
×