kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Skandal McDonald's India Pakai Minyak Tak Layak dan Tomat Busuk


Jumat, 13 Februari 2026 / 17:20 WIB
Skandal McDonald's India Pakai Minyak Tak Layak dan Tomat Busuk
ILUSTRASI. Gerai McDonalds (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Otoritas keamanan pangan India memberi peringatan keras kepada gerai McDonald's di Jaipur setelah inspeksi menemukan minyak goreng tak layak konsumsi dan tomat busuk di ruang penyimpanan. Temuan ini mencoreng reputasi salah satu jaringan restoran global terbesar di pasar India yang tengah tumbuh pesat.

Mengutip Reuters (13/2), inspeksi yang dilakukan pada Senin di Jaipur, kota wisata utama di negara bagian Rajasthan, mendapati sekitar 40 liter minyak yang digunakan berulang kali hingga tidak layak pakai. Pejabat keamanan pangan setempat, Sushil Chotwani mengatakan, praktik tersebut melanggar standar keamanan pangan. Petugas pun langsung menyita sampel minyak untuk diuji lebih lanjut di laboratorium.

Peringatan resmi telah dilayangkan kepada pengelola gerai. Manajemen diberi waktu 14 hari untuk memperbaiki praktik operasional, atau menghadapi tindakan lanjutan yang lebih tegas. Otoritas juga memastikan inspeksi akan diperluas ke gerai-gerai lain di kota tersebut. Langkah ini memberi sinyal bahwa regulator tidak ingin kasus serupa terulang, apalagi melibatkan merek global.

Di sisi lain, pemegang waralaba McDonald’s untuk India Utara dan Timur, Connaught Plaza Restaurants menyatakan, kooperatif dan menegaskan telah mengikuti standar global McDonald’s yang ketat. Namun, temuan di lapangan menimbulkan pertanyaan, seberapa konsisten standar global itu dijalankan di tingkat operasional?

Baca Juga: Bitcoin (BTC) Melemah ke US$66.224, Level US$69.000 Jadi Penentu Arah Pasar

Kasus ini muncul di tengah sorotan terhadap praktik keamanan pangan di India. Pelanggaran dan pemalsuan bahan pangan kerap terjadi, tetapi insiden pada merek multinasional papan atas relatif jarang. Karena itu, kasus di Jaipur berpotensi memicu pengawasan lebih luas dan menekan reputasi McDonald’s di pasar yang menjadi salah satu motor pertumbuhan konsumen global.

Bagi investor dan pelaku industri, insiden ini menjadi pengingat bahwa ekspansi agresif di pasar berkembang harus dibarengi pengawasan kualitas yang ketat. Di tengah persaingan industri restoran cepat saji yang semakin sengit, satu celah kecil dalam standar operasional bisa berdampak besar pada kepercayaan publik.

Baca Juga: Pemilu Bangladesh 2026: Antrean Panjang dan Harapan Demokrasi Baru

Selanjutnya: Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!

Menarik Dibaca: Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×