kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Status darurat, bank sentral Thailand tahan bunga


Rabu, 22 Januari 2014 / 14:56 WIB
Status darurat, bank sentral Thailand tahan bunga
ILUSTRASI. Penutupan operasional kantor Indosurya Koperasi Simpan Pinjam terkait pemberlakuan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) penanggulangan penyebaran Covid-19 BSD Tangerang./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/28/04/2020


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BANGKOK. Secara tidak terduga, Bank of Thailand menahan tingkat suku bunga acuannya di level 2,25%. Sementara, tujuh dari 21 ekonom yang disurvei Bloomberg meramal tingkat suku bunga akan diturunkan sebesar 0,25 poin.

Langkah ini tetap diambil bank sentral kendati kemarin (21/1), Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra mendeklerasikan status darurat di Bangkok untuk mengontrol aksi demonstrasi anti pemerintah yang sudah menahan laju pertumbuhan ekonomi Thailand.

Asal tahu saja, status darurat sudah mulai berlaku mulai hari ini hingga 60 hari ke depan. Penyebabnya, serangan yang dilakukan oleh kelompok anti pemerintah semakin meningkat sehingga mengancam rencana pelaksanaan pemilihan umum yang dijadwalkan akan berlangsung pada 2 Februari mendatang.

"Tanggal 2 Februari akan menjadi titik balik bagi Thailand, sehingga bank sentral memilih untuk melakukan aksi wait and see," jelas Benjarong Suwankiri, ekonom TMB Bank Plc di Bangkok.

Dia menambahkan, bank sentral harus melihat dulu dampak dari pemangkasan suku bunga pada pertemuan bank sentral sebelumnya. "Kalau suku bunga diturunkan lagi, sepertinya akan terlalu cepat," jelasnya.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×