kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

Stellantis Hentikan Sementara Produksi SUV Jeep Wrangler dan Grand Cherokee


Kamis, 05 September 2024 / 08:29 WIB
ILUSTRASI. Booth Jeep the Auto Shanghai show in Shanghai, China April 20, 2021. REUTERS/Aly Song


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Perusahaan induk Jeep, Stellantis menghentikan sementara produksi dua model terlarisnya di Amerika Serikat (AS), menurut laporan The Wall Street Journal pada Rabu (4/9).

Baca Juga: Penjualan Mobil Baru di Uni Eropa Tumbuh Tipis

Pabrik-pabrik telah menghentikan sementara produksi SUV Jeep Wrangler dan Grand Cherokee dalam seminggu terakhir, mengutip sumber yang akrab dengan situasi ini, kata laporan tersebut.

Stellantis belum segera memberikan tanggapan terhadap permintaan komentar dari Reuters.

Namun, Stellantis mengonfirmasi adanya "penyesuaian produksi" di dua pabrik perakitan di Detroit yang memproduksi Grand Cherokee, serta pabrik lain di Toledo, Ohio, yang memproduksi Wrangler, dalam pernyataan kepada The Wall Street Journal.

Baca Juga: Stellantis Bakal PHK 2.450 Buruh Pabriknya per Oktober 2024

Pada hari Selasa (2/9), produsen mobil tersebut menunjuk Bob Broderdorf, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden senior operasi merek Ram dan kepala penjualan di Dodge, sebagai kepala Jeep Amerika Utara.

Pada bulan Juli, regulator keselamatan otomotif AS membuka penyelidikan penarikan untuk 94.275 unit Jeep Wrangler 4xe hybrid yang diproduksi antara 2021 hingga 2024.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×