Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.175
  • EMAS709.000 -0,56%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Sukses membangun Alibaba Rusia dengan modal dengkul (2)

Jumat, 26 April 2019 / 11:30 WIB

Sukses membangun Alibaba Rusia dengan modal dengkul (2)

Tidak butuh waktu lama bagi Tatyana membawa bisnisnya berkembang. Hanya butuh waktu tiga tahun, nilai perusahaan e-commerce yang dia rintis melesat mencapai US$ 600 juta. Kala itu, perusahaan private equity datang mendekatinya dengan tujuan ingin ikut menanamkan modal di Wildberries. Namun, perempuan kelahiran Oblast Moskwa itu menolak. Satu-satunya tawaran modal yang dia terima hanya dari pribadi satu temannya bernama Sergei Anufriev.

Wildberries sukses menjadi Alibaba-nya Rusia. Kesuksesan perusahaan e-commerce tersebut telah berhasil mengantarkan Tatyana Bakalchuck sebagai salah satu dari dua wanita terkaya di negaranya dengan total kekayaan sekitar US$ 1 miliar. Dia bertengger di jajaran orang terkaya di dunia versi Forbes.

Tatyana membangun bisnisnya dari nol, tanpa modal besar. Dia hanya seorang guru bahasa Inggris saat merintis Wildberries pada tahun 2004. Modal utama perempuan berusia 43 tahun ini hanyalah tekad bulat.

Awalnya, Tatyana menjalankan bisnis jualan pakaian ibu-ibu secara online. Semua proses bisnis dia kerjakan sendiri, mulai dari memesan katalog peritel Jerman, menjualnya secara online dan mengantarkan sendiri barang-barang yang terjual ke pembeli di sekitar Moskow. Dalam mengantar, ia acap menggunakan kereta bawah tanah atau bus.

Tatyana memang mengonsep Wildberries sebagai tempat berbelanja bagi orang-orang seperti dirinya kala itu. Yakni ibu-ibu dengan anggaran dan waktu terbatas untuk berbelanja.

Meski modal dengkul, wanita lulusan studi humaniora dan sosial dari Moscow Region State Institute hanya butuh tiga tahun untuk membawa Wildberries naik ke puncak.

Di tahun pertama, Tatyana memfungsikan apartemen tempatnya tinggalnya bersama sang suami dan anak sebagai gudang penyimpanan barang-barang, sebelum dijual kembali secara daring.

Dia memesan pakaian dalam jumlah besar dari katalog pesanan melalui Jerman, difoto dan kemudian diposting di situs webnya. Pelanggannya tidak perlu membayar di muka dan menyediakan layanan-antar.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Editor: Tri Adi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0789 || diagnostic_web = 0.4144

Close [X]
×