kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Summer menolak dicalonkan sebagai ketua The Fed


Senin, 16 September 2013 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. Penghentian peredaran produk Kinderjoy di Alfamart. 


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

WASHINGTON. Lawrence Summers, mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) mengundurkan diri menjadi calon Ketua Federal Reserve menggantikan Ben Bernanke yang akan mengakhiri masa jabatannya Januari nanti.

"Sebelumnya, saya berbicara telah bicara dengan Larry Summers, dan menerima keputusannya untuk menarik namanya dari calon ketua Federal Reserve," kata Obama dalam sebuah pernyataan Minggu (15/9).

Summers, dianggap sebagai seorang ekonom yang brilian dan disebut sebagai pembuat kebijakan cerdas dan tegas. Ia dianggap menjadi calon kuat menggantikan posisi Bernanke. Padahal, Summers sudah mendapatkan dukungan dari Gedung Putih.

"Saya enggan membuat kesimpulan, namun saya tidak tertarik melayani Federal Reserve,” kata penggalan surat Summers kepada Obama. Sebagaimana diketahui, anggota parlemen yang liberal dan kelompok progresif vokal terhadap kebijakan Summers .

"Keputusan yang  pernah dibikin Larry Summers  (saat menjabat menteri keuangan AS) yang melakukan deregulasi Wall Street telah membuat kehidupan jutaan orang Amerika kesulitan. Jika dia menjadi Ketua Fed nanti akan mengerikan, " kata Adam Green, pendiri Progressive Change Campaign Committee.

Sementara itu, empat senator Demokrat di Komisi Perbankan diharapkan segera memberikan masukan atas nama yang akan dinominasikan presiden. Yang jelas, Demokrat menyambut baik pengunduran diri Summers tersebut. "Pengunduran diri itu adalah pilihan yang tepat," kata asisten senator Demokrat di komisi perbankan.

Saat ini, dua puluh anggota Senat dari Demokrat menandatangani surat pencalonan Janet Yellen, yang sebelumnya dijagokan sebagai wakil ketua The Fed oleh Gedung Putih. Jika Yallen terpilih, maka dia akan menjadi wanita pertama yang akan memimpin bank sentral AS.

Yellen sebelumnya adalah Gubernur Fed di negara bagian San Francisco, dan masuk dalam Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×