kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Suriah kembali mencegat serangan rudal Israel di Damaskus


Rabu, 09 Juni 2021 / 11:57 WIB
ILUSTRASI. Bendera nasional Suriah berkibar saat gunung Qasioun terlihat di latar belakang dari Damaskus, Suriah.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - DAMASKUS. Sistem pertahanan udara Suriah pada hari Selasa (9/6) dilaporkan berhasil mencegat serangan rudal Israel di ibu kota Damaskus. Rudal itu diperkirakan menargetkan milisi yang didukung Iran.

Dilansir Reuters, serangan itu menargetkan bagian-bagian wilayah tengah dan selatan, menambahkan bahwa mereka hanya meninggalkan kerusakan material.

"Pertahanan udara Suriah mencegat agresi Israel yang datang dari wilayah udara Lebanon," ungkap media nasional Suriah, seperti dikutip dari Reuters.

Beberapa media pemerintah juga melaporkan bahwa serangan tersebut menghantam provinsi Homs yang juga berbatasan dengan negara tetangga Lebanon.

Lokasi itu merupakan titik di mana Hizbullah Syiah Lebanon yang didukung Iran memegang kekuasaan di sepanjang daerah perbatasan yang penuh kekacauan.

Belum ada komentar langsung dari militer Israel terkait serangan hari Selasa. Jika nantinya Israel mengkonfirmasi, mala ini akan menjadi serangan rudal pertama dalam waktu sekitar satu bulan.

Baca Juga: Hamas merilis audio yang berisi suara tentara Israel yang ditawan

Bulan lalu, tepatnya pada 5 Mei, serangan menjelang fajar melanda pelabuhan Mediterania Latakia dekat dengan pangkalan udara Rusia.

Para pengamat intelijen dari Barat menilai bahwa serangkaian serangan yang marak sejak tahun lalu merupakan bagian dari perang bayangan yang dikomandoi Amerika Serikat.

Serangan semacam ini dilakukan sebagai bagian dari kebijakan anti-Iran. Kebijakan ini dalam dua tahun terakhir telah berhasil merusak kekuatan militer Iran tanpa memulai peningkatan besar dalam konflik.

Sumber intelijen yang dikutip Reuters mengatakan bahwa Israel selama setahun terakhir telah memperluas targetnya di seluruh Suriah.

Di Suriah saat ini, ribuan milisi yang didukung Iran telah terlibat dalam merebut kembali sebagian besar wilayah yang direbut pemberontak dalam perang saudara yang telah berlangsung selama satu dekade.

Selanjutnya: Bashar al-Assad kembali menangkan Pemilu Presiden Suriah




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×