Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Pertumbuhan ekonomi Singapura meroket. Berdasarkan data pemerintah, ekonomi Singapura tumbuh 6,9% pada kuartal IV-2025, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Asal tahu saja, realisasi pertumbuhan ekonomi Singapura di periode Oktober-Desember 2025 tersebut lebih tinggi dari perkiraan awal resmi yang hanya 5,7%.
Secara kuartal ke kuartal, dengan penyesuaian musiman, produk domestik bruto (PDB) Singapura tumbuh 2,1% pada periode Oktober-Desember 2025.
Di mana, realisasi ini juga lebih tinggi dari perkiraan awal dengan pertumbuhan sebesar 1,9% secara kuartalan di kuartal IV-2025.
Baca Juga: BBM Kuba Kritis: Moskow Tuding Washington yang Menjadi Biang Keroknya
Alhasil, pertumbuhan ekonomi Singapura di sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar 5,0%, dibandingkan dengan angka sementara 4,8% dan pertumbuhan yang direvisi sebesar 5,3% pada tahun 2024.
Selasa (10/2/2026), Kementerian Perdagangan meningkatkan perkiraan pertumbuhan PDB pada tahun 2026 dalam kisaran 2,0% hingga 4,0% dari sebelumnya sebesar 1,0% hingga 3,0%.
Kementerian tersebut menyatakan bahwa momentum yang lebih kuat dari perkiraan dalam perekonomian global pada kuartal keempat diperkirakan akan berlanjut hingga tahun 2026.
"Dengan latar belakang ini, prospek pertumbuhan tahun 2026 untuk sektor manufaktur dan jasa terkait perdagangan di Singapura telah membaik sejak November," kata kementerian tersebut.
Dalam pernyataan terpisah, Enterprise Singapore meningkatkan perkiraan pertumbuhan ekspor domestik non-minyak menjadi "2,0% hingga 4,0%", dari sebelumnya "0 hingga 2,0%".
Baca Juga: Harga Minyak Meroket! Ketegangan AS-Iran Panas Lagi di Selat Hormuz
"Permintaan terkait AI yang kuat dan harga emas yang tinggi diperkirakan akan terus mendukung pertumbuhan NODX, meskipun risiko penurunan mencakup peningkatan ketegangan perdagangan atau koreksi permintaan investasi terkait AI," kata Enterprise Singapore.













