kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Surplus China 2025: Ini 15 Negara Penyumbang Terbesar, Ada Indonesia?


Rabu, 04 Februari 2026 / 09:21 WIB
Surplus China 2025: Ini 15 Negara Penyumbang Terbesar, Ada Indonesia?
ILUSTRASI. China mencetak surplus perdagangan US$1,19 triliun pada 2025. Temukan 15 negara penyumbang terbesar dan dampaknya pada ekonomi global. (Wang He/ChinaImages/via REUTERS)


Sumber: Visual Capitalist | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Seperti dicatat Council on Foreign Relations, surplus besar China masih menjadi tanda tanya bagi sebagian ekonom. Hal ini antara lain karena kemungkinan impor jasa yang kurang tercatat atau arus modal yang menutupi besarnya ketidakseimbangan sebenarnya.

Bagi mitra utama seperti Amerika Serikat, ketimpangan ini telah lama menjadi isu politik. Defisit perdagangan yang besar berarti AS mengimpor jauh lebih banyak dari China dibandingkan ekspornya ke China. Kondisi ini memicu kekhawatiran soal hilangnya lapangan kerja domestik, melemahnya industri manufaktur AS, serta meningkatnya ketergantungan ekonomi.

Berbagai pemerintahan AS telah berupaya membalikkan pola ini, mulai dari penerapan tarif, insentif reshoring, hingga diversifikasi rantai pasok. Namun, hasilnya masih terbatas. China tetap mendominasi sektor-sektor ekspor utama seperti elektronik, mesin, dan barang antara, sehingga produsen AS sulit bersaing tanpa menanggung biaya yang lebih tinggi.

Tonton: Efek Domino MSCI: IHSG Terjun Bebas, Pejabat BEI dan OJK Mundur

Bagi para pembuat kebijakan, kesenjangan perdagangan ini bukan sekadar soal angka. Isu ini berkaitan dengan keamanan nasional, pengaruh global, serta keberlanjutan utang AS, karena defisit perdagangan sering dibiayai oleh investasi asing ke aset-aset Amerika. Mengurangi ketimpangan perdagangan dengan China tetap menjadi tujuan utama dalam strategi ekonomi, meski hingga kini masih sulit dicapai.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×