Syarat Diperlonggar, Bea Cukai China Tetap Wajibkan Pelancong Tes Covid dan Karantina

Jumat, 26 Agustus 2022 | 10:50 WIB Sumber: Reuters
Syarat Diperlonggar, Bea Cukai China Tetap Wajibkan Pelancong Tes Covid dan Karantina

ILUSTRASI. China masih mewajibkan penumpang internasional untuk tes Covid-19 dan karantina sebelum keberangkatan dan saat kedatangan. REUTERS/Tingshu Wang


KONTAN.CO.ID - BEIJING. Kantor bea Cukai China menyatakan, China masih mewajibkan penumpang internasional untuk melakukan tes Covid-29 dan karantina sebelum keberangkatan dan pada saat kedatangan. Pernyataan ini dirilis sehari setelah Bea Cukai menghapus beberapa persyaratan pelaporan bagi para pelancong yang menyelesaikan kepabeanan.

Mengutip Reuters, Jumat (26/8), China, yang telah mempersingkat masa karantina dan menghapus beberapa persyaratan pengujian dan isolasi diri untuk pelancong internasional yang masuk, masih memiliki beberapa kebijakan Covid-19 yang paling ketat di dunia.

Bea Cukai China pada hari Kamis mengatakan telah menghapus persyaratan bagi para pelancong untuk melaporkan tes Covid, infeksi sebelumnya, dan tanggal vaksinasi ketika mereka melewati bea cukai, untuk membuat masuk lebih nyaman.

Baca Juga: AS Menangguhkan 26 Penerbangan Maskapai China, Sebagai Balasan Aksi Serupa oleh China

"Ini bukan pelonggaran pengendalian Covid," kata kantor bea cukai dalam pernyataan klarifikasi pada hari Jumat, merujuk pada perubahan aturan pelaporan.

"Tidak ada perubahan substansial pada persyaratan Covid untuk pelancong yang datang."

Pelancong yang berniat memasuki China dari negara lain masih harus melaporkan tes dan informasi terkait Covid lainnya ke kedutaan China untuk mendapatkan kredensial kesehatan digital untuk naik ke penerbangan mereka, menurut situs web kedutaan.

Jumlah penerbangan internasional masuk dan keluar dari China tetap rendah dibandingkan dengan era pra-pandemi, memperumit rencana perjalanan banyak orang.

Editor: Herlina Kartika Dewi

Terbaru