kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Symantec ingin membelah diri


Kamis, 09 Oktober 2014 / 09:55 WIB
Symantec ingin membelah diri
ILUSTRASI. PT Bank Danamon Indonesia Tbk baru-baru ini menandatangani perjanjian bersama Standard Chartered Bank Indonesia (SCBI). REUTERS/Beawiharta/File Photo


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

PARIS. Awan gelap masih mengintai industri penerbangan. Coba dengar nada pesimistis dari Air France-KLM Group. Maskapai yang berbasis di Paris ini meramal, laba hingga akhir tahun nanti lebih rendah € 300 juta menjadi € 2,2 miliar dari target awal € 2,5 miliar.

Pemicunya, unjuk rasa karyawan yang memicu penurunan trafik. Di sepanjang September lalu, trafik Air France-KLM turun 15,9%. Sedangkan pemesanan sementara di sepanjang kuartal IV ini menurun 50%. “Unjuk rasa membuat jadwal penerbangan terlambat dan operasional terganggu,” ujar Mark Irvine-Fortescue, analis Jefferies International seperti dikutip Bloomberg, Rabu (8/10). 

Hitungan analis, aksi unjuk rasa berkepanjangan menyebabkan Air France kehilangan € 320 juta hingga € 350 juta, termasuk potensi pendapatan dan biaya operasional tambahan. Sebagai perbandingan, pencapaian laba sebelum pajak (EBITDA) Air France tahun 2013 lalu mencapai € 1,86 miliar.
 




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×