kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.160   7,00   0,04%
  • IDX 4.958   -139,12   -2,73%
  • KOMPAS100 637   -19,71   -3,00%
  • LQ45 504   -13,64   -2,63%
  • ISSI 165   -4,96   -2,91%
  • IDX30 283   -7,80   -2,68%
  • IDXHIDIV20 381   -10,02   -2,56%
  • IDX80 74   -2,20   -2,91%
  • IDXV30 106   -2,76   -2,53%
  • IDXQ30 95   -2,54   -2,60%

Tahan nelayan Tiongkok, China minta Malaysia selidiki kasus secara adil


Senin, 12 Oktober 2020 / 21:13 WIB
ILUSTRASI. Uang kertas Ringgit Malaysia terlihat di foto ilustrasi ini, 1 Juni 2017.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China meminta Malaysia untuk "menyelidiki secara adil" kasus-kasus nelayan Tiongkok yang ditahan karena diduga beroperasi secara ilegal di perairan negeri jiran.

China telah mengirim personel untuk mengunjungi awak kapal yang ditahan dari enam kapal yang disita Malaysia pada Jumat (9/10) pekan lalu dan memberi mereka alat pelindung diri juga bantuan lainnya

"Kami telah meminta pihak Malaysia untuk menyelidiki kasus ini secara adil sesuai dengan hukum, melindungi hak dan kepentingan sah dari warga China yang terlibat, dan melaporkan kemajuan penyelidikan pada waktu yang tepat," kata juru bicara kementerian Luar Negeri Zhao Lijian, Senin (12/10), seperti dikutip Channel News Asia.

Malaysia adalah salah satu negara yang melakukan klaim yang tumpang tindih dengan China atas wilayah dan sumber daya di Laut China Selatan, dan berusaha untuk menekan penangkapan ikan ilegal China.

Baca Juga: Masuk wilayah tanpa izin, Malaysia menahan 60 warga negara China dan enam kapal

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, jalur air strategis yang kaya ikan potensi sumber daya migas, sebagai miliknya.

Pejabat Malaysia mengatakan, 60 nelayan China ditangkap karena tidak memiliki izin dan berlabuh secara ilegal di dua lokasi terpisah di perairan Malyasia pada Jumat (9/10) pagi. Mereka menghadapi denda dan kemungkinan hukuman penjara.

Selanjutnya: Masalah Laut China Selatan dengan Tiongkok, Malaysia: Solidaritas ASEAN harus kuat




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×