kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45981,95   -5,95   -0.60%
  • EMAS1.164.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Taipe: Latihan Militer China Ancam Pelabuhan dan Kota di Taiwan


Rabu, 03 Agustus 2022 / 13:16 WIB
Taipe: Latihan Militer China Ancam Pelabuhan dan Kota di Taiwan
ILUSTRASI. Pejalan kaki berjalan melewati layar yang menunjukkan cuplikan kapal perang China selama program berita malam di Beijing, 2 Agustus 2022. Taiwan mengatakan, latihan militer tembakan langsung China mengancam pelabuhan dan kota. REUTERS/Tingshu Wang.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TAIPE. Kementerian Pertahanan Taiwan pada Rabu (3/8) mengatakan, latihan militer tembakan langsung China mengancam pelabuhan utama dan daerah perkotaan di negaranya.

"Kementerian Pertahanan telah memantau dan memperkuat persiapan dengan cermat, dan akan merespons dengan tepat pada waktunya," kata Kementerian Pertahanan Taiwan dalam pernyataan, seperti dikutip Al Jazeera.

"Militer pasti akan tetap pada posisinya dan melindungi keamanan nasional. Kami meminta masyarakat untuk yakin dan mendukung militer," tegas Kementerian Pertahanan Taiwan. 

Latihan militer tembakan langsung China adalah "upaya untuk mengancam pelabuhan penting dan daerah perkotaan kami, dan secara sepihak merusak perdamaian dan stabilitas regional," sebut Kementerian Pertahanan Taiwan. 

Baca Juga: Nancy Pelosi ke Taiwan, China Bakal Lakukan Tindakan Militer yang Ditargetkan

Sementara Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengkritik latihan militer China yang merespons kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipe sebagai "tidak perlu".

"Saya telah memberi tahu Ketua DPR AS Nancy Pelosi bahwa kami berkomitmen untuk mempertahankan status quo di Selat Taiwan," katanya saat konferensi pers bersama Pelosi.

"Orang Taiwan pragmatis. Kami telah menyambut banyak delegasi kongres ke Taiwan selama bertahun-tahun dan praktik normal teman-teman yang saling mengunjungi melekat dalam budaya keramahan kami," ujar dia.

Jadi, "Latihan militer adalah respons yang tidak perlu," tegasnya, seperti dilansir Al Jazeera.




TERBARU

[X]
×