kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Taiwan desak China minta maaf atas insiden Tiananmen, Beijing: Omong kosong


Rabu, 03 Juni 2020 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Petugas paramiliter yang mengenakan masker wajah berjaga-jaga di Gerbang Tiananmen, saat wabah virus corona baru melanda, di Beijing, China, 27 Januari 2020. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan medesak China untuk meminta maaf atas insiden berdarah Lapangan Tiananmen 1989 di Beijing, sebuah seruan yang Tiongkok anggap sebagai "omong kosong".

Kamis (4/6) menandai 31 tahun sejak tentara China diduga melepaskan tembakan untuk mengakhiri kerusuhan yang dipimpin mahasiswa di dan sekitar Lapangan Tiananmen.

Pemerintah China tidak pernah merilis angka kematian sebenarnya. Tapi, perkiraan dari kelompok hak asasi manusia dan saksi, angkanya mencapai ratus hingga ribuan orang.

Baca Juga: Larang peringatan Lapangan Tiananmen, AS: China berangus suara Hong Kong

Dalam pernyataan pada malam peringatan Lapangan Tiananmen 1986, Taiwan mengatakan, China harus memenuhi harapan rakyatnya akan kebebasan dan demokrasi serta memulai reformasi politik.

"China harus menilai kembali fakta-fakta sejarah tentang insiden 4 Juni dan dengan tulus meminta maaf," kata Mainland Affairs Council, pembuat kebijakan di Taiwan, seperti dikutip Reuters.

Omong kosong




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×