kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.307   -32,66   -0,52%
  • KOMPAS100 832   -7,17   -0,85%
  • LQ45 630   -6,63   -1,04%
  • ISSI 217   -0,89   -0,41%
  • IDX30 355   -3,55   -0,99%
  • IDXHIDIV20 440   -3,97   -0,89%
  • IDX80 95   -0,90   -0,94%
  • IDXV30 118   -0,64   -0,54%
  • IDXQ30 114   -1,17   -1,02%

Tak akui satu pun kasus corona, Korea Utara tetap meminta bantuan vaksin Covid-19


Jumat, 05 Februari 2021 / 05:50 WIB
ILUSTRASI. Korea Utara diperkirakan akan menerima hampir dua juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca-Oxford pada paruh pertama tahun ini. KCNA via REUTERS


Sumber: Channel News Asia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Para ahli menilai hal itu tidak mungkin, mengingat virus pertama kali muncul di negara tetangga China, penyedia utama perdagangan dan bantuannya.

Pyongyang mengecam menteri luar negeri Korea Selatan pada Desember karena meragukan klaimnya bahwa tidak ada wabah virus corona di negaranya. Korea Utara bahkan memperingatkan konsekuensi atas komentarnya yang "kurang ajar".

Baca Juga: COVAX merencanakan distribusi 337 juta vaksin secara global

Menurut agen mata-mata Korea Selatan pada November, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah memerintahkan setidaknya dua orang dieksekusi, melarang penangkapan ikan di laut dan mengunci ibu kota Pyongyang, sebagai bagian dari upaya panik untuk berjaga-jaga terhadap Covid-19 dan kerusakan ekonomi.

Penutupan perbatasan, bersama dengan serangkaian bencana alam selama musim panas, memberikan pukulan berat bagi ekonomi Korea Utara, yang berada di bawah sanksi yang dipimpin AS.

Selanjutnya: Korea Utara gelar pertunjukan Malam Tahun Baru di tengah pembatasan Covid-19




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×