CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.003,61   -12,39   -1.22%
  • EMAS973.000 0,21%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Tak Percaya Covid-19, Orang Ini Menantangnya, Lalu Meninggal


Sabtu, 22 Januari 2022 / 06:50 WIB
Tak Percaya Covid-19, Orang Ini Menantangnya, Lalu Meninggal
ILUSTRASI. Tak Percaya Covid-19, Orang Ini Menantangnya, Lalu Meninggal


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Praha. Ribuan orang di dunia sudah meninggal dunia akibat Covid-19, tapi masih banyak yang tidak mempercayainya. Bahkan, seorang penyanyi folk dari Republik Ceko meninggal dunia setelah sengaja menantang Covid-19.

Penyanyi yang menantang Covid-19 itu adalah Hana Horka (57). Penantang Covid-19 ini tidak divaksinasi dan telah memposting di media sosial bahwa dia pulih setelah dites positif, tetapi meninggal dua hari kemudian.

Putranya, Jan Rek, mengatakan ibunya menantang Covid-19 dengan sengaja mengidap infeksi virus corona ketika Jan dan ayahnya terkena virus. Hal ini ia lakukan agar bisa mendapatkan izin dari pihak berwenang sebagai penyintas Covid untuk bisa pergi ke tempat-tempat tertentu.

Rek dan ayahnya, yang keduanya sudah divaksinasi lengkap, sama-sama tertular Covid-19 saat Natal tahun lalu.  Tetapi dia mengatakan ibunya telah memutuskan untuk tidak menjauh dari mereka, malah memilih untuk tertular Covid-19 itu. "Dia seharusnya diisolasi selama seminggu karena kami dites positif. Tapi dia bersama kami sepanjang waktu," kata Rek.

Bukti vaksinasi atau sudah sembuh dari infeksi dari Covid-19 itu diperlukan di Republik Ceko agar dapat izin masuk ke banyak tempat sosial dan budaya, termasuk bioskop, bar, dan kafe.

Hana Horka adalah anggota salah satu kelompok musik folk Ceko tertua, Asonance. Hana Horka ingin tertular Covid-19 sehingga nantinya bisa leluasa kemana-mana setelah sembuh, ungkap Rek.

Baca Juga: Kemenkes Izinkan Pasien Covid-19 Omicron Isolasi Mandiri di Rumah, Ini Cara Mengobati

Namun, maut malah menjemputnya. Dua hari sebelum meninggal, Horka menulis di media sosial bahwa dia sedang dalam pemulihan Covid-19: "Sekarang akan ada teater, sauna, dan konser".

Pada Minggu pagi (16/1/2022), hari dia meninggal, Horka mengaku sudah merasa lebih baik dan berpakaian untuk berjalan-jalan. Tapi kemudian punggungnya mulai sakit, sehingga terpaksa berbaring di kamarnya. "Dalam waktu sekitar 10 menit semuanya selesai," kata putranya.

"Dia tersedak sampai meninggal". Rek mengaku ibunya tidak divaksin, tetapi dia menekankan bahwa Horka tidak percaya pada beberapa teori konspirasi yang aneh-aneh tentang vaksin Covid-19.

"Dia berpandangan lebih setuju tertular Covid daripada divaksinasi, tapi bukan berarti percaya pada teori tubuh kita akan mendapat microchip atau semacamnya," katanya.

Tidak ada gunanya mencoba mendebatkan masalah ini dengannya karena itu akan menjadi terlalu emosional, lanjut Rek. Kini dia berharap kejadian yang dialami ibunya itu bisa meyakinkan orang lain untuk divaksinasi.

"Jika Anda memiliki contoh dari kehidupan nyata, itu lebih kuat dari sekadar grafik dan angka. Anda tidak bisa benar-benar bersimpati dengan angka."

Jumlah kasus harian Covid di Republik Ceko mencetak rekor baru pada Rabu, dengan 28.469 kasus dilaporkan di negara berpopulasi 10,7 juta orang itu. Pemerintah baru-baru ini memperkenalkan serangkaian langkah baru untuk memerangi kenaikan kasus Covid-19, termasuk tes wajib bagi karyawan dan anak sekolah.

Masa isolasi untuk orang yang dites positif tetapi tidak memiliki gejala telah dikurangi dari 14 hari menjadi lima hari. Pada Rabu, Pemerintah Ceko mengumumkan bahwa mereka akan membatalkan rencana untuk menerapkan vaksinasi wajib untuk beberapa bagian masyarakat.

Awal bulan ini, ribuan orang berdemonstrasi di Ibu Kota Praha dan kota-kota lain menentang kemungkinan penerapan program wajib vaksin Covid-19 itu. Sekitar 63% dari total populasi Republik Ceko telah divaksinasi lengkap, masih lebih rendah dari rata-rata 69% di seluruh Uni Eropa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sengaja Tertular Covid, Penyanyi Ini Meninggal Dunia",

 

Editor : Danur Lambang Pristiandaru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×