Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - KYIV. Serangan terbaru Rusia ke wilayah Ukraina kembali menelan korban jiwa dan memicu gangguan besar pada infrastruktur energi. Dua orang dilaporkan tewas, sementara ribuan warga di wilayah utara kehilangan pasokan listrik.
Gubernur Zaporizhzhia, Ivan Fedorov, menegaskan, serangan pagi tersebut menewaskan satu pria dan satu wanita, serta melukai enam orang, termasuk dua anak.
Serangan tersebut terjadi di kota Zaporizhzhia pada Sabtu pagi. Selain korban jiwa, sejumlah warga mengalami luka-luka akibat dampak serangan.
Baca Juga: Serangan Rusia Hancurkan Fasilitas Energi Kharkiv, Krisis Listrik Ukraina Kian Parah
Di wilayah lain, tepatnya Chernihiv yang berbatasan dengan Rusia dan Belarus, serangan drone menghantam fasilitas energi. Gubernur Viacheslav Chaus menyatakan perbaikan tengah dilakukan untuk memulihkan jaringan listrik yang rusak.
Akibat serangan itu, ibu kota wilayah Chernihiv dilaporkan mengalami pemadaman listrik total. Sebagian besar wilayah tersebut juga terdampak gangguan listrik.
Sejak perang berlangsung, Rusia secara konsisten menargetkan infrastruktur energi Ukraina. Serangan terhadap fasilitas listrik kerap menyebabkan pemadaman berkepanjangan di berbagai daerah.
Baca Juga: Pasukan Rusia Gempur Pokrovsk dengan Kekuatan Penuh, Ukraina Tetap Bertahan
Chernihiv sendiri termasuk wilayah yang paling terdampak, terutama selama musim dingin lalu, ketika Rusia melancarkan gelombang serangan terbesar terhadap jaringan listrik Ukraina dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.













