Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Gubernur wilayah Belgorod Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina, mengatakan pada hari Sabtu (10/1/2026) bahwa 600.000 penduduk tanpa listrik, pemanas, dan air setelah serangan rudal Ukraina.
Dalam pernyataan yang diposting di Telegram, Vyacheslav Gladkov mengatakan bahwa pekerjaan sedang dilakukan untuk memulihkan pasokan, tetapi situasinya sangat menantang.
Rekaman yang difilmkan oleh Reuters di kota Belgorod menunjukkan lampu jalan padam dan penduduk setempat mencari jalan menggunakan senter genggam dan lampu depan mobil.
Baca Juga: China, Rusia, dan Iran Gelar Latihan Angkatan Laut Gabungan di Afrika Selatan
Wilayah Belgorod, yang berbatasan dengan wilayah Kharkiv di Ukraina dan memiliki populasi 1,5 juta jiwa sebelum perang, telah menjadi sasaran serangan rutin dari pasukan Kyiv sejak Rusia memerintahkan puluhan ribu pasukan ke Ukraina pada Februari 2022.
Rusia sering membombardir infrastruktur listrik Ukraina, menyebabkan pemadaman listrik bergilir setiap hari, dan juga menargetkan sistem pemanas pada musim dingin ini.
Serangan semalam pada hari Kamis menyebabkan sekitar setengah dari blok apartemen di Kyiv tanpa pemanas.
Suhu di sebagian besar Rusia dan Ukraina jauh di bawah titik beku dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Netanyahu Ingin Kurangi Ketergantungan Israel pada Bantuan Militer AS dalam 10 Tahun













